Tentang Masala Dan Minuman Yang Dibumbui

Abdul Karim sedang berjalan-jalan dengan Ratu Victoria di sebuah taman. Dengan penuh semangat orang muslim asli India ini bercerita tentang negaranya kepada sang Ratu yang saat itu menguasai subbenua India. Menceritakan tentang Taj Mahal, kursi tahta berbentuk merak, mangga, hingga garam masala. Ratu Victoria pun takjub dengan kekayaan India yang beraneka ragam.

Film Victoria & Abdul bercerita tentang hubungan baik seorang juru tulis di pusat tahanan Agra, India. Abdul ketiban untung mengirimkan pin untuk memperingati jubile emas Sang Ratu. Dengan alasan tinggi badan yang memenuhi persyaratan, Abdul melewati samudera dan berlayar selama empat bulan menuju Inggris, kerajaan besar yang sempat menguasai banyak negara di dunia. Abdul tak hanya menjadi pelayan, tapi sekaligus sebagai munsyi dan menemani ratu 14 tahun sebelum wafat.

Baca juga : 5 Film Dengan Lokasi Apik Yang Mengundangmu Untuk Mengunjunginya

Dan dari scene yang memperlihatkan percakapan akrab antara ratu (diperankan Judi Dench) dan orang kepercayaannya (Ali Fazal sebagai Abdul) inilah, pengetahuan saya bertambah mengenal istilah garam masala.

Garam yang kita kenal selama ini merupakan sesuatu yang asin dan biasa digunakan untuk bumbu makanan. Lalu bagimana dengan garam masala ? Garam masala merupakan sebutan untuk rempah khas India. Garam artinya panas (bukan pedas) dalam bahasa Hindi, sedangkan masala artinya racikan rempah-rempah.

Garam masala punya resep yang beragam, tergantung darimana asalnya. Campuran antara lada, daun sajam, cabe, jintan hitam, kayu manis, kapulaga, biji pala, fuli, kembang lawang, dan cengkeh menyusun garam masala. Tapi di beberapa bagian India seperti India Timur dan India Utara menambahkan lada hitam di dalamnya. Garam masala tak hanya mempengaruhi warna makanan, tapi juga aroma serta rasa masakan. Terlebih lagi membentuk kultur dan ciri khas makanan subbenua India termasuk makanan yang ada di Nepal.

Pepsi Masala

Rempah-rempah sudah mendarah daging di negara-negara yang terletak di sub benua India. Kari dan ragam masakan berwarna kuning hadir dalam keseharian mereka. Tapi, pernah terfikir kalau masala divariasikan dengan minuman berkarbonasi seperti pepsi ?

shop in kathmandu
Tea shop yang ada di Kathmandu menjual aneka teh dan garam masala siap pakai.

Ceritanya setelah berkeliling area Durbar Squarenya Kathmandu, kami perlu singgah ke tempat yang bisa untuk istirahat sejenak sambil mengisi kerongkongan yang sudah kering. Haus banget dan kami lupa membawa air minum. Maka, mampirlah ke sebuah kafe di luar area Durbar Square sebelum melanjutkan kunjungan ke Swayambunath.

Hanya minum saja yang saya butuhkan. Satu minuman menarik yang mendorong rasa penasaran ada di daftar menu, Pepsi Masala. Saya pikir, pepsi mengeluarkan minuman dengan varian rasa spesial khusus di Nepal dan negara sekitarnya. Persis seperti snack Lays yang mengeluarkan versi India’s Magic Masala. Saya pun pesan satu dan untungnya pesan minuman unik ini.

Pengalaman berharga merasakan minuman hasil kolaborasi rempah lokal dan minuman modern dengan merek terkenal yang sudah mendunia. Hasilnya ? ohhh… rasanya cukup sekali saja untuk mencobanya dalam perjalanan pertama ini.

Pepsi yang warnanya hitam kecoklatan dicampur dengan serbuk masala dalam gelas. Butiran serbuknya sebagian mengapung di atas, seperti teh tubruk yang ampasnya berenang di permukaan air. Dari segi takaran masala memang tak terlalu banyak, tapi rasa dan aromanya lumayan menggeser manis dan kerasnya pepsi.

Bayangkan ketika biasanya meneguk pepsi sensasi semriwing dari minuman berkarbonasi ini bikin nyes. Tapi ketika dicampur dengan masala, efek keras pada pepsi agak hilang begitu juga rasa manisnya pun berbaur dan seperti meminum campuran bumbu kari.

Jangan bergidik dulu. Tak ada efek apa pun ketika meminumnya. Sama seperti biasanya pepsi masala hanya sekedar minuman. Sayangnya, lidah Indonesia saya kurang bisa menerimanya. Perlahan tapi pasti saya sedot air pepsi dan menghindari serbuknya masuk ke mulut dan tertelan. Saya pikir cukup sekali saja ah… Meski pun di setiap restoran atau kafe yang saya kunjungi selama di Nepal. Minuman ber-masala selalu ambil bagian di daftar menu.

Buat saya memang tak cocok, tapi pepsi masala ternyata menjadi salah satu minuman paling disukai apalagi ketika melewati musim panas di Nepal. Bahkan menjadi sajian untuk beberapa acara-acara saat berkumpul dengan teman-teman atau pesta.

Silahkan cek di google bentuk dari pepsi masala.

masala tea
Macam-macam bumbu masala untuk makanan dan minuman.

Aneka minuman dengan masala

Ternyata tak hanya pepsi. Teh, kopi, dan lassi juga sukses dijadikan campuran masala. Sayangnya, saya tak meluangkan waktu untuk pesan karena lebih sayang uangnya. Daripada pesan minuman masala lebih baik pesan lassi beraneka rasa.

Minuman yang dicampur dengan masala ini tidak hanya ada di India, tetapi juga di Nepal, Pakistan, Bangladesh, dan Sri Lanka. Untuk teh masala biasanya diminum saat pagi hari ketika sarapan. Di Nepal sebutan untuk tea menjadi chai, mengikuti arti teh dalam bahasa Mandarin. Teh masala atau masala tea juga punya nama lain yaitu simply chai. Teh hitam menjadi teh pilihan yang digunakan sebagai bahan utama membuat teh masala. Sedangkan serbuk masala, bisa dibuat sendiri atau bisa dibeli instan di toko-toko teh.

Setelah saya bercerita tentang rempah masala. Mungkin bayangan yang ada dipikiran Anda, menaburkan bumbu kari yang biasa digunakan untuk memasak ke dalam sebuah minuman.

Di toko-toko teh atau toko kelontong yang bertebaran di wilayah Nepal. Berbagai racikan masala yang dikemas dalam bungkus sekali konsumsi sangat mudah didapatkan. Bumbu-bumbu dalam kemasan siap pakai ini memudahkan untuk membuat berbagai makanan dengan bumbu dasar masala disesuaikan dengan jenis masakan atau minuman yang dibuat. Misalnya ingin membuat momo masala, salad masala, dan teh masala.

Sedikit rasa penyesalan ketika di perjalanan lalu saya mengurungkan untuk membeli teh masala instan untuk dibawa pulang ke Indonesia.

Sudah ingin mencoba teh masala atau minuman rasa masala lainnya ?

Rencanakan jalan-jalan ke Nepal atau negara lain di subbenua India ya. Cicipi makanan dan minuman masala langsung dari negara asalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *