5 Film Dengan Lokasi Apik Yang Mengundangmu Untuk Mengunjunginya

Selamat tahun baru 2018. Setelah 14 hari masuk bulan Januari. Saya baru sempat posting artikel lagi. Apa resolusi liburan tahun baru Anda ?

Baru awal tahun kok sudah ngomongin liburan.

Biasanya di bulan-bulan ini tiket pesawat diobral dengan harga jauh lebih murah dari harga biasanya. Dan mumpung masih awal tahun, tidak ada salahnya kan berangan-angan persiapan liburan tengah atau akhir tahun.

***

Ada saja alasan tiap orang untuk travelling. Mulai dari mengikuti tren, pengalaman baru sampai mendapat inspirasi dari bacaan hingga film. Ingat Tomb Raider ? Film yang diperankan Angelina Jolie ini sukses meningkatkan kunjungan wisata ke Siem Reap, karena latarnya menggunakan sebagian Tha Phrom untuk syuting.

Buat pembaca buku Lord of The Rings dan nonton filmnya, pasti dibela-belain nabung dan terbang ke North Island di New Zealand untuk mengunjungi bekas lokasi syuting Elijah Wood. Film tadi hanya dua contoh yang memacu sebagian orang untuk terus jalan-jalan dan rela mengeluarkan banyak uang untuk bepergian.

Di tahun 2017 lalu saya sempat nonton beberapa film baru dan sebagian film lama. Kebanyakan memang film luar yang berbau sejarah. Dan lokasi tempat syutingnya patut dijadikan tujuan wisata berikutnya.

Doctor Strange

Siapa yang tidak tahu Doctor Strange ? Bagi penggemar seri komik Marvel, pasti ingat plot cerita saat Stephen Strange yang arogan mengalami kecelakaan mobil parah. Akibatnya, tokoh utama yang diperankan aktor Inggris, Benedict Cumberbatch ini menghancurkan tangan dan kemampuannya sebagai ahli bedah. Stephen mencari cara untuk melakukan penyembuhan dan bertemu Pangborn yang merekomendasikan agar ia pergi ke Kamar-Taj.

Di mana kah Kamar Taj ? Lokasi ini mengambil latar di Kathmandu, Nepal. Film ini sebenarnya tidak secara gamblang memperlihatkan kecantikan alam Nepal yang sesungguhnya. Tapi yang menarik adalah bagian di mana Stephen Strange menyusuri Kathmandu dan memperlihatkan budaya Nepal.

Satu lokasi yang memperlihatkan keindahan religi dan kekentalan budaya. Beberapa gambar memperlihatkan kompleks candi Pashupatinath, candi yang dikhususkan untuk Dewa Siwa sebagai lambang pelindung binatang.

 

Anthropoid

Film yang diperankan Jamie Dornan dan Cilian Murphy berkisah tentang oprasi anthropoid yakni rencana pembunuhan Reinhard Heydrich, seorang SS-Obergruppenführer, yang dilakukan tentara Exile Cekoslowakia pada tanggal 27 Mei 1942. Lokasi syuting film mengambil area di dan sekitar wilayah Praha. Tempat bersejarah yang digunakan untuk syuting antara lain Ss. Cyril and Methodius Cathedral, sebuah gereja tua yang dibangun tahun 1730 – 1736 oleh Kilian Ignaz Dientzenhofer.

Dalam film ini memperlihatkan bangunan-bangunan tua di Praha serta Charles Bridge yang sangat terkenal.

 

Victoria & Abdul

Film ini dibuat berdasarkan sebuah jurnal yang ditemukan tahun 2010. Memperlihatkan dua lokasi apik di Inggris dan India. Seorang pelayan bernama Abdul Karim terpilih dan dikirim ke Inggris untuk menyerahkan sebuah mohur, koin penghargaan kepada Ratu Victoria. Tak disangka sang ratu menjadikannya sebagai pelayan istimewa, bahkan guru spiritual yang disebut munshi (istilah dalam bahasa India).

Abdul Karim tak hanya melayani kebutuhan sang ratu, tetapi juga menjadi teman dan mengajarkan bahasa urdu. Victoria & Abdul menyuguhkan latar Taj Mahal di awal dan akhir film. Sedangkan di Inggris, Osborne House di Isle of Wight menjadi salah satu lokasi yang digunakan untuk syuting film.

 

The Great Wall

Sesuai dengan judulnya, film ini mengisahkan tentang salah satu legenda Tembok Besar Cina. Dengan panjang tembok 21196.18 kilometers, biasanya kita mendengar cerita bahwa tembok ini dibangun untuk melindungi serangan musuh. Film yang diperankan Matt Damon ini mengambil kisah tentang Tao Tei, monster raksasa yang diturunkan dari langit yang datang menyerang kerjaan dari arah utara.

Gimana tidak ingin ke China? Kalau film ini mampu memperlihatkan kemegahan dan keindahan tembok raksasa yang perlu waktu ribuan tahun untuk membangunnya. Scene favorit yang paling menarik ketika sang jendral meninggal dan sebuah upacara pelarungan lampion ke udara yang dilakukan di sebagian tembok. Cantik banget deh.

 

Inferno

Penggemar kisah Dan Brown pasti tidak melewatkan film fiksi ilmiah yang satu ini. Tidak hanya tentang teka-teki dan kejeniusan Robert Langdon dalam memecahkan Faraday pointer, yang ditinggalkan oleh Bertrand Zobrist. Inferno juga membawa penontonnya mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Italia dan Turki.

Kota pertama yaitu Florance. Ibukota Tuscany, Italia yang menyuguhkan tempat-tempat cantik dan memperkenalkan lokasi terkenal seperti Duomo, sebuah katedral dengan kubah yang terbuat dari terakota buatan Brunelleschi dan lonceng karya Giotto. Selain itu kunjungan profesor Langdon (diperankan Tom Hanks) dan Sienna (Felicity Jones) ke The Galleria Dell’Accademia membawa kita pada karya Michelangelo.

Tak cuma itu loh, selanjutnya penonton juga dibawa ke Venice dan menuju St.Marks Square. Tempat ini juga disebut Piazza San Marco dan menjadi lapangan terbesar dan paling penting di Venesia. Landmark bentuk persegi ini sangat terkenal dengan sebutan The Drawing Room of Europe, sebuah quote yang disematkan pada lokasi ini oleh Napoleon.

Arsitektur bergaya bizantium dengan sentuhan Romawi dan Gothik juga masuk menjadi latar dan alur cerita inferno. Sienna dan Langdon mengunjungi gereja utama di Venesia yaitu Basilica San Marco yang didekasikan sebagai pelindung Venesia. Terdapat lima kubah yang menjadi simbol gereja ini dilengkapi dengan menara dan detil arsitektur yang megah.

Selain itu, pada secen awal, penonton juga diperlihatkan Boboli Garden, Vasari Coridor, dan keindahan Palazzo Vecchio and Uffizi Gallery.

Di Turki, Langdon mencari makam Enrico Dandolo, Doge Venesia ke-42 yang memiliki peran besar dalam Perang Salib ke-4 dan pengepungan Konstatinopel.  Makamnya ada di dalam Hagia Sophia.

Tempat memukau lainnya yang dijelajahi yakni Basilica Cistern di Istanbul Turki, 150 meter dari Hagia Sophia. Lokasi di bawah tanah yang isinya berupa pilar-pilar dan kanal yang memasok air ke seluruh kota. Tempat ini digunakan Zobrist untuk menyimpan sebuah virus bioaerosol yang bertujuan memusnahkan sebagian manusia. Virus itu berupa cairan yang direndam dalam air.

Hebatnya Basillica Cistern juga dimanfaatkan sebagai tempat wisata di Istanbul. Konser musik diselenggarakan dan menyedot banyak wisatawan pecinta musik klasik dari seluruh dunia.

Sayangnya untuk mengunjungi tempat-tempat tadi perlu biaya yang tidak sedikit. Harus rajin-rajin berburu tiket pesawat murah nih.

Foto : dipinjam dari dailymail.uk

Incoming search terms:

  • film tentang teka teki di venesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *