Jonker Walk : Habiskan Akhir Pekan Berburu 7 Makanan di Pasar Malam Melaka

Datang ke Melaka di akhir pekan memang waktu yang tepat. Selain menjelajahi peninggalan bersejarah. Pengunjung Melaka juga disambut pasar malam yang menyajikan banyak ragam jajanan menarik. Hati-hati bisa kalap makan.

Rasa capek saya hilang. Setelah berkeliling dan panas-panasan, menjelang sore saya balik ke hostel untuk istirahat sejenak dan mandi agar badan segar. Pikiran saya membayangkan minum (lagi es cendol) di Jonker Street. Jalan utama yang tak jauh dari Tidur-Tidur Hostel.

Memang masih sore, tapi tenda-tenda sudah mulai dipasang. Minimal meja tempat jualan dan barang-barang penunjang dagangan dikeluarkan. Mereka, para pedagang tua muda dan remaja, beberes serta menyiapkan lapak minimalis di jalanan. Di sisi kanan kiri, Jonker Street sudah dipenuhi toko aksesoris dan kedai makanan. Sebagian buka di siang hingga malam hari. Tapi ketika akhir pekan, mereka  juga ikut serta memperlebar jangkauan usaha untuk melayani pelanggan.

Pemilik toko kue juga ikut mengeluarkan meja kecil dan menata toples-toples kue kering isi nanas dalam berbagai ukuran. Ditambah lagi, aneka cemilan dan makanan ringan yang mungkin tidak ada di area Jonker Street. Saat pasar malam digelar, mereka tumpah ruah memeriahkan kompetisi mencari pembeli.

wisata jonker walk melaka
Sekilas seperti jualan tanaman.
wisata kuliner melaka
Seperti tanaman asli, padahal es krim.

Plant Ice Cream

Saya tertarik membeli es krim tanaman ini. Eits, jangan tertipu lho. Saya awalnya juga heran ini tanaman atau es krim. Setelah dilihat teliti, memang benar ini es krim yang dibuat sangat mirip seperti bibit tanaman dalam pot.

Penjualnya masih remaja, seorang gadis peranakan yang ramah dan meyakinkan saya bahwa es krim yang dijualnya enak. Ia juga memperlihatkan dengan detil bahan yang digunakan dan cara meramu hingga es krim benar-benar mirip tanaman.

Awalnya mengampil wadah tempat es krim biasa. Lalu menuangkan es krim di dalamnya. Ada tiga rasa coklat, vanila, dan strawberry. Saya boleh campur semua rasa dengan harga sama. Lalu es wadah es krim dimasukkan ke dalam pot plastik ukuran kecil. Sepertinya tempat yang digunakan memang asli wadah plastik untuk tanaman. Namun, ia menggunakannya untuk wadah makanan. Kemudian dibagian paling penting yaitu menghias es krim agar semirip mungkin dengan tanaman asli.

Ia menaburkan serpihan berwarna hitam. Rupanya sesuatu yang menyerupai tanah itu adalah biskuit orea yang dihancurkan sampai lembut. Gadis itu menjelaskan kalau bagian putih pada oreo dibuang. Terakhir tinggal menambahkan petikan piterseli di bagian atas oreo. Walllaw, sudah jadi sepot es krim yang harganya MYR 3.

Lalu rasanya ? Untuk es krimnya sama saja dengan es krim yang saya beli di pasaran. Tapi kreativitas ini membuat harga plant ice cream jadi lebih mahal. Sensasi seperti memasukkan tanah ke dalam mulut. Hehe..

wisata melaka murah
Sea monster yang terbuat dari cumi-cumi.
kuliner murah Melaka
Ketika si “monster” kalah dengan pisau tajam.

Makan Sea Monster

Jangan kaget lagi ya… kalau saya makan monster laut di Melaka. Memang terdengar sangar dan seram. Sea monster yang dijual di pasar malam Jonker Street ini adalah cumi-cumi goreng tepung. Bayangkan memakan cumi dengan bentuk seperti itu ?

Satu porsi sea monster yang harganya MYR 10 ini menggunakan satu cumi utuh. Kemudian dibelah dan langsung digoreng. Saya bisa melihat penjualnya, memasukkan cumi yang dibalut tepung dan telur ke dalam penggorengan panas. Bukan penggorengan seperti pedagang kaki lima di Indonesia dengan wajan besar. Di Melaka, meski jajanan jalanan, pedagangnya sudah menggunakan lat-alat canggih seperti yang dipakai pada restoran-restoran modern. Termasuk tingkat kebersihannya pun diperiksa berkala.

Saat saya beli sea monster, seorang petugas datang untuk mengecek peralatan dan kebersihan lapak kecil itu. Kemudian dicatat dan diberi rekomendasi.

Setelah cumi cumi matang. Saya ditanya apakah mau dipotong atau langsung dibawa. Karena penjualnya tahu saya wisatawan, dia menyarankan untuk foto-foto dulu sebelum dikonsumsi. Setelah itu, ia meminta lagi sea monster untuk dihancurkan menjadi potongan-potongan kecil agar lebih mudah dimakan.

Bumbu yang dipakai juga sederhana, hanya berupa saus tomat saja. Di sebelah tempat dagang, disediakan meja kecil untuk menikmati sea monster tercabik-cabik ini.

Dua kuliner Melaka yang penuh inovasi tadi memang sangat menarik, meski pada dasarnya bahan yang digunakan sering ditemui.  Selanjutnya saya menjumpai jajanan Melaka yang biasa saja dari segi tampilan, tapi dari segi rasa patut diacungi jempol.

Baca juga : Menikmati Malam di Melaka dan Romantisme Kota Bersejarah. 

jajanan jonker walk
Telur puyuh yang digoreng dan diberi saus & mayonise.

Telur Puyuh Goreng

Snack sederhana dari 5 butir telur puyuh diceplok pada alat khusus. Selang tiga menit setelah matang, diangkat dan dibuat sate yang diatasnya diolesi saus serta mayoniese.

laksa melaka
Laksa Melaka porsi kecil.

Laksa Melaka

Jangan sampai terlewatkan makan makanan tradisional peranakan khas Melaka ini. Menggunakan bihun yang disiram kuah kental, ditambah sebutir telur puyuh dan beberapa irisan seperti cakue mini. Laksa Melaka versi bihun ini bisa jadi menu makan malam yang pas untuk melengkapi wisata kuliner di Jonker Street.

cendol durian
es cendol durian yang cendolnya sedikit banget.

Es Cendol Durian

Duh…maaf ya. Karena keburu nafsu makan es cendol, jadilah yang terfoto es cendol tak berbentuk yang sudah diaduk-aduk. Yang saya makan ini es cendol durian dengan es serut yang terlalu melimpah. Tak apa, karena saya suka makan es batu 😀 sekaligus menetralisir rasa manis dari gula palem yang digunakan. Harga es cendol durian ini jauh lebih murah dari yang saya beli sebelumnya.  Satu mangkuk RM 3 saja.

kuliner melaka murah

coconut puding melaka
Perlu ketrampilan agar kelapanya utuh.

Coconut Puding

Mendengar namanya, yang terfikir pastilah puding rasa kelapa. Tapi bayangan saya salah, karena coconut puding di Melaka adalah kelapa asli yang dijual utuh tanpa kulit.

Teksturnya sedikit berbeda dari kelapa muda. Tidak benar-benar empuk atau dagingnya terlalu tipis, tetapi juga tidak keras. Keunikan coconut puding dari cara penyajiannya. Perlu ketrampilan dan jam terbang tinggi untuk mengupas sabut kelapa dan membuat daging buah tetap utuh. Tinggal dilubangi sedikit dan ditancapkan sedotan untuk minum airnya. Kalau air sudah habis, daging buah dipecahkan dengan sendok dan bisa dimakan.

nasi ayam hainan
Wajib dicoba saat kunjungan ke Melaka. (nasi ayam hainan)

Nasi Ayam Hainan

Potongan ayam hainan dan nasi dalam piring sederhana dengan pelengkap sambal. Warisan makanan peranakan yang sangat populer di Singapura dan Malaysia. Dinamakan Hainan karena sesuai dengan suku Hainan dari Nanyang yang membawa kuliner ini hingga Asia Tenggara.

Sederhana tampilannya, tapi dari segi rasa untuk MYR 3 sangatlah sepadan.

Melaka memanjakan saya dan Rudy dengan wisata kuliner jempolan. Tak hanya tentang wisata sejarah, bagi yang gemar makan-makan sambil jalan-jalan, kota Melaka memang pas masuk ke dalam daftar wisata murah di Malaysia yang wajib dikunjungi.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *