Wat Mahatat, Reruntuhan Yang Jadi Pusat Wisata Ayutthaya

Lempar celana dalam warna merah dan hujan akan berhenti.  Itu mitos dan ucapan yang sering saya dengar kala ada orang mau punya gawe. Ritual penolak hujan.

Kalau di sini, terbangkan balon warna putih dan tak lama hujan terhenti.

Tentang kepercayaan menolak hujan ternyata tak hanya dipercayai orang Indonesia. Orang Thailand pun punya cara tersendiri membuat langit tak mengguyur bumi. Demi kami yang sedang asyik menikmati Monastery The Great Relic.

Setelah sesi wisata berakhir.  Kemudian gerimis datang berlanjut dengan hujan yang lumayan deras.

Kunjungan sata ke Ayutthaya memang diramaikan dengan hujan deras, yang terjadi hampir sepanjang siang. Kala sudah mereda, malam sudah datang.

Padahal kota tua ini begitu sepi.

Tak ayal, kami memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk menjelajahi komples Ayutthaya. Mantan kerajaan besar yang sekarang menjadi obyek wisata Thailand paling direkomendasikan.

***

tempat-wisata-di-ayutthaya
IMG-5106
Wat Mahatat kini yang kita kunjungi sebagai salah satu obyek wisata di Ayutthaya, merupakan sebuah bangunan yang sangat penting di era kerajaan.

Kompleksnya yang luas, meninggalkan puing-puing bangunan dan beberapa menara. Kontruksi bangunannya menggunakan bata bata. Mirip dengan candi-candi peninggalan Majapahit di Trowulan.

Yang membedakan, bentuk batu bata penyusunnya memang lebih kecil.

Saya, Rudy, dan wisatawan lainnya yang datang pada saat itu, berkeliling ke beberapa bangunan. Kami menemukan banyak sekali patung Budha baik yang masih utuh, maupun Budha tercerai berai.

Ayutthaya merupakan kerajaan yang sangat besar. Berjaya di abad ke-16, kerajaan ini meninggalkan banyak sekali bangunan serta patung Budha bahkan dalam bentuk raksasa.

Keruntuhan Ayutthaya terjadi, tatkala ada serangan dari pasukan Burma dan menghancurkan candi yang ada di sana. Sejak itulah, kejayaan Ayutthaya hanya menjadi sejarah.

Atraksi turis paling menarik yaitu akar-akar pohon yang melilit kepala patung Budha. Kesannya begitu artistik dan misterius.
obyek-wisata-thailand

IMG-0057
Ada dua cerita yang muncul tentang kepala Budha itu.

Peopohonan yang tiba-tiba tumbuh dan membesar di sekitar kepala patung Budha. Cerita lainnya yaitu, kepala patung Budha yang jatuh dan menggelinding ke tanah dekat dengan peopohonan. Lalu terjadilah peristiwa seperti yang bisa Anda lihat di foto ini. Kepala patung itu, secara tak sengaja terlilit akar.

Cara ke Wat Mahatat, Ayutthaya
Sebenarnya, satu hari pun cukup untuk mengunjungi Ayutthaya. Apalagi ke Wat Mahatat. Dari Bangkok naik kereta lebih mudah dan murah. Lalu tinggal menyewa sepeda motor.

Kompleks Wat Mahatat buka pukul 8 pagi sampai 5 sore.

Berpakaian sopan sangat disarankan saat berkunjung ke tempat ini. Menggunakan pakai yang tertutup dan tidak terlalu banyak memperlihatkan kulit.

Meskipun dulunya, tempat ini menjadi pusat perayaan keagamaan saat Kerajaan Ayutthaya masih ada. Saat ini, festival ataupun upacara keagamaan sudah tak ada lagi.

Namun, ketika mengunjungi Wat Mahatat saya sarankan datang saat tengah minggu, agar tidak terlalu ramai.

Wat Mahatat menjadi peninggalan penting di Kerajaan Ayutthaya. Sebagai pusat peribadatan dan terdapat banyak patung Budha.

IMG-5129

IMG-5116-2
IMG-0058-2
IMG-0056
wat-mahatat-ayutthaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *