7 Tips Naik Bhatara Kresna

Pengalaman naik Batara Kresna perlu dicoba untuk melengkapi kunjungan wisata di Kota Solo. Salah satu wisata murah yang bisa dinikmati selama setengah hari. Tapi sebelum mencobanya ada baiknya Anda membaca dulu tips berikut ini.

Baca : Mengupas Memori Bersama Kereta Bhatara Kresna

7 Hal yang perlu diketahui pelancong sebelum naik Kereta Batara Kresna

  1. Tentukan di stasiun mana Anda akan naik kereta dan turun. Railbus Batara Kresna berangkat dari stasiun besar   yaitu Stasiun Purwosari. Jalur kereta yakni Solo-Wonogiri dan sebaliknya dengan stasiun transit meliputi, Stasiun Solo Kota, Stasiun Sukoharjo, Stasiun Nguter, dan berakhir di Stasiun Wonogiri.
  2. Tentukan jam keberangkatan Anda. Kereta Batara Kresna hanya beroperasi sebanyak dua kali setiap hari, pagi pukul 06.00 WIB dan 10.00 WIB dari Stasiun Purwosari, Solo. Penting untuk memperhatikan jam keberangkatan, agar bagi Anda yang berasal dari luar kota, bisa sekaligus berwisata atau jajan kuliner di Wonogiri. Memilih jadwal jam enam pagi yang nantinya akan sampai di Stasiun Wonogiri pukul 7.45 WIB. Sehingga bisa melanjutkan perjalanan dengan bis ke Waduk Gajahmungkur. Sekitar pukul 12.00 WIB, sudah ada di Stasiun Wonogiri untuk kembali ke Solo dengan Railbus Batara Kresna.
  3. Maksimal pembelian tiket. Tiap orang hanya diperbolehkan membeli tiket Batara Kresna sebanyak 4. Jika Anda pergi bersama rombongan, sebaiknya datang lebih awal, agar tidak kehabisan tiket. Harga tiket hanya Rp 4.000 sekali jalan. Kapasitas angkut 117 orang, yang tiap gerbong berisi 28 kursi.
  4. Membawa makanan ringan. Naik Batara Kresna berarti melakukan perjalanan singkat dari Solo-Wonogiri dan sebaliknya. Jika tujuan utama hanya wisata, ada baiknya membawa makanan ringan atau kudapan sebagai bekal perjalanan. Tak ada tanda yang melarang mengkonsumsi makanan. Hanya saja, tiap penumpang wajib menjaga kebersihan dan membuang sampah di tempat yang telah disediakan.
  5. Wisata keluarga. Karena perjalanan singkat, kereta Batara Kresna sering digunakan bagi warga lokal untuk wisata keluarga. Banyak dari mereka yang membawa anak-anak bahkan cucu untuk menjajal pengalaman baru naik kereta yang diperkenalkan pada publik sejak 26 Juli 2011.
  6. Kereta berjalan lambat. Kereta Batara Kresna yang masuk dalam Daop Jogja memang berjalan lambat. Maklum saja, kereta wisata ini dijalankan dengan kecepatan 10 – 40 km/jam. Maksimal melewati kota Solo hanya diperbolehkan 20km/jam. Sedangkan melalui stasiun Kota hingga Stasiun Wonogiri maksimal hanya 40km/jam. Sekali jalan membutuhkan 1 jam 45 menit.
  7. Transportasi efektif dan efisien menuju Solo dari Wonogiri. Sejak sebelum Batara Kresna hadir. Kereta ekonomi sebelumnya sering kali digunakan warga Wonogiri untuk bertandang ke Solo untuk berbagai urusan. Terutama bagi mereka yang akan bepergian ke luar kota seperti Surabaya, Bandung, Yogyakarta, atau Jakarta. Tujuannya adalah Stasiun Purwosari sebagai stasiun besar untuk transit kereta ekonomi menuju kota-kota yang tadi disebutkan. Jadi jangan heran, saat kembali dari Wonogiri ke Solo dengan Batara Kresna, Anda mendapati beberapa orang yang membawa barang bawaan beragam untuk bekal ke kota-kota besar.

Incoming search terms:

  • pemesanan tiket batara kresna
  • beli tiket kereta bata
  • cara membeli tiket batara kresna
  • cara membeli tiket bathata kresna
  • cara pembelian tiket railbus batara kresna
  • cara pemesanan tiket kereta batara krisna
  • cerita ka batara kresna
  • naik kereta batara kresna
  • pembelian tiket bathara krisna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *