Blogging : Hobby, Passion, & Money

Pertama kali mengenal blog tahun 2008 dari www.blogger.com. Sudah ketinggalan banget, karena situs ini ternyata muncul tahun 1999. Tapi nggak ada kata terlambat ya. Setelah bertahun-tahun  bikin blog gratisan. Akhirnya saya mulai rutin nulis lagi di awal 2012.

Kalau kebanyakan orang punya blog untuk tempat curhat, seperti diary online. Saya kembali punya blog untuk dimonetisasi dengan cara afiliasi.

Sampai lambat laun akhirnya, saya putuskan punya blog pribadi untuk mengumpulkan koleksi foto sekaligus rumah maya. Iya bener, rumah.

Saya memperlakukan blog atau website seperti rumah. Pertama kali harus cari alamat domain yang namanya kita banget dan mudah diingat orang. Cari domain yang belum terdaftar lalu sewa hosting. Mengatur blog agar mudah diakses, tapi tampilannya juga menarik. Yang paling penting kalau punya rumah ya harus diisi. Nggak cuma dianggurin atau asal punya blog, lalu selesai.

Rutin menulis itu nggak gampang. Dari yang timbul tenggelam, semangat naik turun, lalu dipaksa untuk konsisten menulis dengan teratur. Tapi semakin ke sini, ternyata punya blog pribadi itu memberi banyak keuntungan.

Lebih rincinya, ngeblog itu punya daya tarik tersendiri yang saya rangkum jadi beberapa poin berikut :

 Compile Memory

Ngeblog awalnya memang trend. Asal ikut. Lama kelamaan seleksi alam juga, karena yang punya ketertarikan untuk ngeblog jadi tersaring sendiri. Termasuk saya, yang pernah punya blog gratisan trus nganggur dan dibiarin gitu aja. Kerja sama bikin tulisan dan foto sama suami kemudian vakum. Dengan punya CitraNurmi.com, saya jadi punya media sendiri untuk ngumpulin kenangan. Ciehh… Lebih tepatnya mengumpulkan koleksi foto serta pengalaman agar lebih rapi dan nggak berserakan.

Bener loh, mau nggak mau karena punya blog. Saya jadi rutin mengatur file foto baik di komputer. Mengumpulkan foto yang diambil dengan smartphone, kamera DSLR, maupun go pro. Mengolah fotonya, lalu ditampilkan. Sayang kan kalau ada pengalaman perjalanan dan foto-foto bagus yang sudah diabadikan di kamera jadi hilang begitu saja.

Berbagi

Memang salah satu fungsi blog untuk berbagi. Sesuai dengan tagline blog saya Love to Tell, Love to Share. Lewat blog, saya ingin membagikan pengalaman perjalanan hingga hal-hal lain yang pernah saya alami. Tentu saja yang positif dan bermanfaat.

Relaksasi

Ini bukan mengada-ada. Salah satu alasan saya membangun blog pribadi memang untuk sweet escape dari rutinitas pekerjaan dan keseharian. Menjadwalkan posting tulisan dan foto beberapa kali dalam sebulan, membuat saya punya kegiatan lain yang menyenangkan selain aktivitas wajib yang saya lakukan setiap hari.

Memang agak repot karena harus menyiapkan foto yang bagus, mencari tema tulisan, atau meriset suatu hal demi mendukung konten.

Tapi ini kegiatan yang menarik kok. Saya jadi punya pelarian sekaligus tempat curhat. 🙂

Asah Kemampuan

Sama kaya memasak, menulis itu soal kebiasaan. Dulu, saya pernah dapat ilmu dari salah satu pimpinan redaktur surat kabar nasional di mata kuliah jurnalistik. Beliau bilang, untuk menyiapkan seseorang jadi wartawan yang pekerjaan utamanya menulis, hanya perlu waktu 3-4 bulan.

Saya setuju dengan pendapat ini. Meski profesi saya bukan murni wartawan. Namun, pekerjaan wartawan dan blogger sebenarnya tidak jauh berbeda. Banyakin baca, riset, dan asah kemampuan menulis secara teratur.

Pertama kali susah. Mau membuat satu artikel bagus yang runtut, perlu waktu berjam-jam bahkan berhari-hari. Seringkali kendala muncul ditengah jalan karena ide menulis mentok. Tapi ya itu tadi, lakukan terus menerus. Kalau ada inspirasi, terus saja menulis walaupun hanya separuh artikel. Simpan dan bisa dilanjutkan besok harinya.

Ini tips menulis sederhana yang saya praktekan. Coba deh praktekin.

Dengan trik ini, lama kelamaan, kemampuan menulis jadi terasah dan tidak hanya membuat tulisan yang biasa-biasa saja tapi terstruktur.

Sampai saat ini saya juga masih belajar bagaimana membuat tulisan yang bermutu dan punya kualitas. Rahasianya itu nggak ada rahasia, melainkan practice makes perfect.

Membangun Identitas

Memiliki blog, rutin menulis dengan tema-tema tertentu secara tidak sadar saya membangun identitas diri saya sendiri. Baik sebagai blogger, penulis (yang masih amatir), sekaligus penggemar jalan-jalan.

Perhatikan deh, tulisan-tulisan saya mayoritas berisi ulasan tentang perjalanan.

Nah, kalau kamu ingin membangun identitas kamu di mata warganet atau orang lain. Ngeblog bisa jadi cara yang kamu pilih. Tinggal tentuin aja tema yang dikuasai dan bagikan.

Passion

Menulis dan mengarang bukan pelajaran yang saya favoritkan zaman masih sekolah. Bahkan sampai duduk di perguruan tinggi. Paling sebel kalau ada tugas bercerita tentang diri sendiri termasuk menulis panjang tentang pengalaman saat libur sekolah.

I have nothing to tell to people. Gedeg banget.

Bahkan saya pernah dapat nilai C di mata kuliah ini dan dibela-belain untuk ngulang lagi di semester selanjutnya.

Ternyata hal yang pernah saya benci, jadi sesuatu yang saya sukai dan tekuni. Nah ini yang terjadi sama saya. Membuat tulisan bermutu memang susah, apalagi menulis panjang.

Gairah menulis, saya dapatkan ketika rutin ngeblog untuk melakukan penjualan. Bahkan saya belajar membuat jadwal tulisan setiap bulannya. Punya komitmen untuk mengisi paling tidak dua kali seminggu.

Monetisasi

Saya mulai ngeblog lagi dengan tujuan monetisasi, yaitu membuat tulisan untuk penjualan di internet. Dan saya belajar bagaimana membuat tipe tulisan yang berbeda-beda untuk tujuan yang berbeda. Menulis di blog pribadi gaya tulisan saya lebih santai.

Tapi untuk penjualan, ada strategi dan tips khususnya.

Nanti dalam artikel lainnya saya ulas tentang tips monetisasi website atau blog ya.

Jadi, kalau ada yang bilang menulis karirnya gitu-gitu aja. Itu salah besar loh. Dengan menulis dalam media apa pun, termasuk blog bisa memberi penghasilan yang lebih dari sekedar layak.

Sekarang sudah tahu kan yang membuat saya seneng dan telaten ngeblog.

Menulis itu untungnya double bahkan triple. Ya hobi, passion, sekaligus bisa menghasilkan.

Bagaimana dengan kamu ? Sudah mulai tertarik untuk rutin nulis blog ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *