Cantik itu relatif. Tapi saya percaya sehat pasti cantik. Usaha jadi cantik sekaligus sehat bukan main susahnya. Karena membiasakan pola hidup sehat, punya tantangan pertama yaitu konsisten.

Saya mencoba konsisten untuk makan buah dan sayur lebih banyak. Buah dan sayur merupakan dua bahan makanan yang punya manfaat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Tapi lagi-lagi membiasakan rutin mengkonsumsi buah dan sayur sesuai kebutuhan tubuh tidak mudah.

WHO, badan PBB yang khusus membawahi kesehatan menyatakan, seharusnya tiap orang makan rata-rata 400 gram buah dan sayur setiap hari, yang bisa dibagi dalam tiga kali makan. Porsi lebih detilnya 250 gram untuk sayur dan 150 gram untuk buah.

Jika ingin melihat usia, untuk anak-anak membutuhkan sekitar 300-400 gram. Sednagkan remaja dan orang dewasa 400-600 gram sehari. Memasukkan buah dan sayur di sarapan, makan siang, dan makan malam minimal masing-masing 135 gram.

Namun, pemahaman kita sering salah kaprah, yang penting ada hijau-hijau di atas piring. Kita merasa sudah cukup. Begitu pula, saat makan buah yang dikategorikan makanan pencuci mulut. Setelah lama pemahaman ini berkembang. Ternyata buah di makan sebelum kita makan karbo atau menu utama. Mengapa ? Karena buah yang biasanya memiliki banyak kandungan air akan mengisi lebih dulu lambung dan memberi rasa kenyang. Jadi, ya kita tidak perlu makan berlebihan setelah itu.

Sederhana saja ketika saya mengukur tubuh lagi sehat atau tidak, salah satunya melihat kondisi kulit. Ketika kulit terasa kusam, kering, dan bersisik. Ini jadi alarm awal bahwa saya makan sembarangan dan mulai keluar dari jalur.

Apalagi ketika kulit wajah jadi sering timbul jerawat batu dan tidak mulus lagi. Duh…artinya saya banyak makan sembarangan dan kurang vitamin.

Suatu ketika saya sempat mengeluh karena wajah muncul jerawat secara tiba-tiba. Saya pikir salah pakai krim pelembab wajah dan tidak cocok. Ganti beberapa kali krim hasilnya juga tak berubah banyak. Jerawatnya sih tidak parah, tapi cukup mengganggu dan bikin tidak pede. Beruntungnya ketika akhir 2014 saya bertemu beberapa teman baru yang punya pola hidup bagus. Mereka makan sayur dan buah dengan cara menyenangkan dan tidak membosankan.

Membuat smoothies, jus buah, atau buah potong untuk sarapan sudah menjadi kebiasaan. Dari sinilah saya mencontek kebiasaan baik yang hasilnya tidak perlu diragukan lagi. Awalnya kepo dan follow akun sosial media yang membagi tips-tips membuat jus buah yang sehat. Saya kemudian mulai bereksperimen dengan berbagai buah yang mudah didapatkan di Indonesia dengan harga terjangkau.

Mulai lah saya coba mengkombinasikan dua sampai tiga buah untuk di jus dan diminum sebelum berangkat ke kantor. Seperti nanas dan mangga, nanas dan pepaya, atau nanas dengan semangka dan beberapa buah lain. Lalu setelah berapa lama, mulai berani memasukkan lembaran daun bayam mentah untuk campuran jus, bahkan sampai sejumput tauge. Rasanya ? awalnya memang yiek.. tapi lama-lama juga terbiasa. Apalagi dengan menambah kurma atau madu untuk pemanis. Rasa aneh jadi berubah manis dan bisa diterima lidah.

Sarapan sehat yang efeknya memang luar biasa untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Ini bukan sugesti, tapi memang nyata. Apalagi sambil belajar lebih dalam manfaat masing-masing buah dan mana saja yang punya kadar gula tinggi dan rendah.

Sehingga, ketika saya lagi pengen diet, makan buahnya pun jadi lebih pilih-pilih yang kandungan airnya banyak dan minim glukosa seperti semangka, melon, apel, pear, atau pepaya.

Salah satu teman kantor yang punya wajah halus mulus di usia 40-an pun akhirnya buka kartu. Ketika saya tanya kenapa kulit wajahnya bisa halus mulus. Seberapa mahal krim wajah yang dibeli dan perawatan yang dijalani.

Jawabannya bikin melongo, karena dia bilang rutin makan tomat potong atau jus tomat setiap pagi dan sebelum tidur. Wih…ternyata untuk dapat kulit cantik, rahasianya sederhana ya dan gampang ditiru.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *