Pub Street : Wisata Malam Di Pusat Kota Siem Reap

Ingin mendapatkan hingar bingar dan melalui malam di Siem Reap. Mlipir dulu ke jalan yang lebarnya sekitar 20 meter. Nanti kita disambut tulisan besar Pub Street yang dilengkapi lampu kerlap-kerlip.

Jam 5 sore lokasi ini sudah mulai hidup. Jalan yang saat siang hari untuk lewat kendaraan mulai ditutup. Wisatawan pun bisa jalan santai sambil menikmati keramaian. Mirip-mirip dengan Khaosan Road tetapi jalannya tak terlalu panjang.

Memang tampak kontras sekali kondisi Pub Street dengan wilayah sekitarnya yang tenang. Musik berdentum dari berbagai macam restoran saling menyahut. Gelak tawa beberapa turis yang minum-minum dan clubbing jadi pemandangan biasa di tempat ini. Dilengkapi dengan ajakan para pedagang pinggir jalan untuk mampir di bar mini atau mencoba makanan serangga yang harganya $1,5. Memang, Pub Street menjadi tempat melepas kepenatan setelah seharian merasakan panasnya Siem Reap dan keliling Angkor.

x
Makan Malam & mencoba bir tanpa merek.

Saya dua kali mengunjungi Pub Street saat menginap di Siem Reap. Mampir ke salah satu restoran lalu mencoba Amok dan memesan satu pitcher bir yang sangat murah meriah harganya. Hanya $2 saja.

Sejarah Pub Street

Nama Pub Street sendiri baru muncul sekitar tahun 2008 setelah tempat ini mulai populer di kalangan wisatawan karena dampak positif film Tomb Rider yang mengambil lokasi di kuil Angkor. Setelah itu, mulailah pesta dan wisata malam di Pub Street. Sepuluh tahun sebelumnya, jalanan ini sangat sepi dan baru satu bar yang buka. Baru tahun 2000 muncul bar-bar baru yang semakin meramaikan suasana jalanan itu.

Hal Yang Bisa Anda Lakukan Di Pub Street, Siem Reap

Keramaian masih bisa ditolerir. Meskipun padat tapi masih bersahabat. Dihari sibuknya, pesta bisa sampai ke jalan raya, tapi jika ingin melarikan diri pun mudah karena antar ujung jalan yang satu dan yang lain bisa dijangkau dengan mudah. Banyak hal yang bisa kita lakukan ketika mengunjungi Pub Street. Jika berani, Anda bisa melakukan semuanya, atau memilih beberapa hal yang cocok dengan selera Anda.

Makan Makanan Khas Kamboja

Sejujurnya saya memang perlu hati-hati ketika memilih makanan khas Kamboja. Ada yang sebagian mengandung babi dan saya menghindarinya. Saat di Pub Street saya pilih-pilih menu yang masih masuk akal dan halal. Biasanya di menu tertulis bahan baku pembuatnya. Saya pun memilih amok dari ayam yang lumayan mengenyangkan. Varian lain yang digunakan yaitu ikan sebagai komposisi masakannya.

Nongkrong Di Cocktail Mini Bar

Mini bar yang digunakan memang unik. Terlihat seperti gerobak yang didesain lebih bagus. Lalu pemiliknya melengkapi dengan lampu-lampu yang berpendar. Botol-botol minuman ditata dengan baik untuk mempercantik display mini bar tersebut. Misalkan kita mampir untuk membeli cocktail, kita hanya bisa duduk di stool atau bangku yang disediakan di pinggir jalan. Harga cocktail yang mereka jual mulai dari $1. Saya sih memang tidak mencobanya, tapi cocktail mini bar bisa jadi referensi buat Anda yang memang punya kebiasaan mencoba minuman beralkohol.

mini-bar-pub-street

Makan Es Cream Goreng

Saya menemui lumayan banyak pedagang es krim Thailand. Mereka akan memanggil kita untuk melihat menu yang ditempel pada gerobak. Jika mau membeli, pedagang tersebut langsung beratraksi membuat es krim Thailand dengan beberapa alat yang sudah disiapkan. Sejujurnya, ketika membeli es krim ini, kita juga disuguhi kepiawaian sang penjaja es krim tersebut.

Mencicipi Coconut Cake

Saya dan Rudy pilih membeli coconut cake. Cemilan ini dibuat dengan semacam tepung yang bagian tengahnya diberi potongan kelapa. Kalau saya pikir, malah lebih mirip apem ukuran kecil.

apem-kamboja
coconut-cake

Jika Berani, Coba Makan Daging Buaya

Beberapa restoran menawarkan sate buaya dan menu masakan berbahan baku daging buaya. Sempat saya ingin coba, tapi ah nggak jadi deh. Nyali saya nggak sebesar itu dan kayaknya juga jijik jika membayangkan bagaimana buaya dimasak lalu dimakan.

Makan & Foto Bersama Serangga

Banyak hal aneh-aneh yang saya lihat selama di Pub Street. Mayoritas memang makanan yang dijajakan sangat unik. Ada beberapa serangga yang tak lazim untuk dimakan tetapi mereka tawarkan. Mulai dari tarantula, fried bug, ular sawah yang disate. Wew… memang ngeri sekali sih kelihatannya. Tapi ada saja yang menjual cemilan ini dan dibeli beberapa wisatawan asing. Untuk harga berkisar $1,5 sampai $3. Kita sebenarnya juga bisa berfoto tanya membeli dan tetap harus bayar sebesar $1.

Happy Pizza – Cambodian Marijuana Pizza

Saat baru menjejakan kaki di Siem Reap. Saya sudah disodori beberapa brosur saat akan menuju ke hostel. Brosur berisi penawaran makan marijuana pizza dengan diskon sebesar 20%. Letak restorannya pun tak jauh dari Pub Street dan tempat saya menginap. Buat yang mau menantang diri saat ke Siem Reap. Bisa cobain juga pizza dengan daun-daun yang dilarang di Indonesia ini. 😀

wisata-malam-pub-street

Fish Massage

Sudah penat dan capek mondar mandir di Pub Street ? Saatnya untuk fish massage dan relaksasi dengan bantuan ikan-ikan yang akan membersihkan kulit mati pada kaki. Ide ini tidak begitu buruk untuk dilakukan setelah beraktivitas sepanjang hari. Sebelum Anda melanjutkan untuk istirahat ke hotel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *