Pengalaman Menginap di Rainbow Guest House Penang

Setelah melakukan voting tentang artikel yang harus saya selesaikan. Termasuk  DM instagram dari beberapa teman yang ingin mendapatkan rekomendasi penginapan di Penang. Akhirnya saya tuliskan ulasan dan pengalaman menginap di salah satu guest house yang sempat saya tinggali. Rainbow Guest House Penang menjadi penginapan dua malam yang memberi kesan tersendiri ketika berada di sana. Tentu saja ketika saya mampu mendapatkan tempat tinggal sementara berharga miring dengan fasilitas yang lumayan lengkap dan kebersihan sesuai ekspektasi. Hal itu memberi kepuasan dan kesenangan.

Rasanya tidak salah pilih tinggal di Rainbow Guest House Penang. Lalu merekomendasikan kepada Anda yang ingin wisata ke Penang. Terutama untuk wisatawan yang ingin bergaya backpacker. Ada 5 hal penting yang akan saya ceritakan di artikel ini.

rainbow guest house penang

Kiri atas : pemandangan dari balkon belakang, Atap Kuan Yin Temple dan Menara St. George’s Anglican Church.

Kanan bawah : tea time. Beli pastry di salah satu toko kue dan bikin teh dari shared kitchen guest house. 

Lokasi

Rainbow Guest House letaknya sangat strategis karena berada di pusat kota Penang. Lokasinya dekat dengan beberapa tempat wisata dan lokasi bersejarah, terutama tempat peribadatan. Dari balkon belakang tempat bersantai sekaligus untuk jemuran :D, saya bisa melihat atap Kuan Yin Temple Penang dan menara St.George’s Anglican Church.

Cukup berjalan lima menit di pagi hari. Ada kegiatan sosial yang bisa kita lihat hampir setiap hari di kuil Kuan Yin itu. Kebiasaan umat Kong Hu Chu di Penang yang bisa saya abadikan.

Di bagian belakang guest house merupakan salah satu jalan raya utama di Penang. Di sana terdapat banyak kios-kios bunga dan perlengkapan peribadatan baik untuk pemuja Dewi Kwan Im maupun umat Hindu. Karena tak jauh dari sana ada Sri Mahamariamman Temple.

Yang menyenangkan mulai sore hari ada pasar malam di kawasan Little India, tepatnya di Queen Street, yang jaraknya hanya 300 meter saja dari penginapan. Kita bisa mencoba makan makanan India seperti, apom, appalam, samosa, bhajji, nasi kandar, briyani, pasembur dan masih banyak lagi. Berbaur dengan warga lokal yang juga penyuka kuliner. Ada kios penjual mie vegetarian yang tak jauh dari penginapan.

hostel di penang
Kiri : ruang depan Rainbow Guest House. Kanan : kamar yang saya tempati.

Baca juga : Stret Art di George Town Yang Harus Kamu Kunjungi

Kamar

Mengusung konsep minimalis, Rainbow Guest House dirancang kembali dengan interior sederhana. Meskipun menggunakan bangunan lama, tampaknya Rainbow Guest House sudah banyak direnovasi dan menghadirkan suasana baru untuk para tamunya.

Kamar yang saya tempati hanya berisi tempat tidur untuk dua orang, satu meja kecil, dan gantungan pakaian. Tidak ada lemari dan benda lain di dalam kamar. Luasnya sekitar 3×4 meter memang tidak memungkinkan untuk dimasuki banyak barang. Tapi saya menikmatinya, karena yang penting bersih dan masuk akal dari segi harga. Lagian, ketika niatan awal memang wisata backpacker ke Penang. Aktivitas yang saya lakukan lebih banyak di luar. Balik ke guest house hanya sementara dan untuk istirahat saja.

Lalu di mana kamar mandinya ? Saya kehabisan kamar dengan kamar mandi dalam. Jadi, kami memesan room with shared bathroom. Untuk kamar di lantai tiga sedangkan kamar mandi ada di lantai dua.

Meskipun dekat dengan jalan raya maupun keramaian, saya malah mendapatkan ketenangan selama di Rainbow Guest House.Semuanya serba teratur, bahkan sangat jarang bertemu atau berpapasan dengan tamu lain.

Di malam terakhir ketika saya kena demam dan flu, saya terpaksa bolak-balik ke dapur, kamar mandi, dan kamar untuk ambil minuman hangat, buang air kecil, dan balik lagi tidur. Dan waktu itulah hanya sekali bertemu dengan tetangga kamar. Seorang pria bule yang sedang menyelamatkan jemurannya dari balkon karena mulai hujan.

Rasanya seperti berada di rumah atau tepatnya di kost-kostan. Karena kami melakukan hampir apa saja seorang diri. Ketika bertemu pengelola pun. Ia hanya datang pada pagi hari untuk membersihkan beberapa tempat, termasuk kamar. Jika kamar tidak ingin dibersihkan, silahkan saja pasang tanda di depan pintu. Privasi sangat terjaga.

hotel murah di penang
Dapur yang bisa digunakan para tamu.

 

tarif hotel di penang
Lantai 2 : lokasi dapur dan lorong kamar serta shared bathroom.

rainbow guest house

Fasilitas

Dapur bersih jadi suatu kemewahan ketika menginap di tempat berharga terjangkau. Tapi saya bisa menggunakan dengan bebas di sana. Acara minum teh di malam hari bersama suami sambil menikmati suasana dan ngobrol hingga larut malam bisa terlaksana. Meskipun tidak ada pemandangan bagus selain atap rumah warga dan bangunan yang lebih tinggi.

Di Rainbow Guest House juga disediakan mesin cuci yang bisa digunakan. Sekali mencuci dikenakan biaya RM 7 termasuk fasilitas alat setrika yang bisa digunakan di depan kamar saya.

Di bagian bawah ada tempat makan milik penginapan yang buka sekitar pukul delapan sampai 9 malam. Saya jarang melihat tempat makan itu ramai dengan para tamu. Jadi sepanjang hari rasanya sepi-sepi saja.

Sayangnya tidak ada hair dryer yang tersedia untuk tamu. Hanya ini yang menurut saya perlu dilengkapi. Sehingga semua akan terlihat sempurna menginap di guest house low budget.

penginapan di penang

Harga

Per malam tarif kamar sebesar 160-an ribu rupiah. Sangat murah untuk sebuah tempat tinggal yang bersih, layanan ramah, suasana tenang. Saya memesan lewat agoda.com untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Karena ketika memesan langsung, sudah bisa dipastikan harganya jauh lebih tinggi dari yang saya dapatkan.

Sempatkan waktu untuk pesan kamar via online seminggu hingga dua minggu sebelumnya untuk mendapatkan kamar dengan fasilitas lengkap dan harga yang ringan di kantong.

Selain itu, siapkan uang tambahan untuk pembayaran pajak penginapan yang diberlakukan per malam sebesar RM 10.

citranurmi

Baca juga : Kafe Holy Guacamole, Malah Bertemu Nachos dan Burritos Enak

Yang Menarik dari Rainbow Guest House

Dengan lokasi yang strategis selain dekat dengan banyak bangunan bersejarah dan tempat wisata kuliner. Di sekitar Rainbow Guest House juga banyak terdapat karikatur dari seniman-seniman yang di pasang di beberapa tembok.

Dari penginapan ini, tamu yang menginap juga bisa menjangkau kawasan Love Lane dan Jalan Chulia dengan mudah. Mereka bisa menghabiskan malam untuk wisata kuliner di Chulia Street Night Hawker Stalls dan nongkrong di sana. Lalu kembali ke penginapan saat malam hari. Asal ingat saja untuk membawa kunci pagar sendiri. Karena kebanyakan guest house di Penang tidak menjadi satu dengan rumah pemilik atau pengelolanya.

 

Alamat & Telepon :

5, Lorong Muda, George Town, 10200 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

Telepon:+60 16-456 0926

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *