Mampir Mojokerto Dan Bertemu Sang Budha

50 kilometer sebelum sampai di Surabaya. Mojokerto jadi kota pertama yang saya singgahi di roadtrip singkat Jawa Timur. Ketika hampir tengah hari, saya dan Rudy memang sudah merencanakan mampir sebentar di Mojokerto sebelum lanjut ke ibukota Jawa Timu.

Mojokerto punya ikatan erat dengan Majapahit. Karena di sinilah pusat kerajaan yang sangat terkenal, dengan patih Gajah Mada dan obsesinya menyatukan nusantara. 9 Mei yang menjadi hari jadi Mojokerto, konon diperingati karena pada tanggal itulah Raden Wijaya, raja pertama Majapahit menyusun strategi melawan pasukan tar-tar yang datang dari Tiongkok untuk menyerang Kertajaya.

Bekas bangunan-bangunan kerajaan Majapahit sebagian masih terlihat seperti lokasi pemandian yang masuk dalam salah satu cagar budaya Mojokerto. Hanya punya waktu dua jam, saya mengunjungi satu tempat wisata Mojokerto paling fenomenal.

buah maja
Nama Majapahit berasal dari buah ini. Buah maja yang bisa ditemui di taman Maha Vihara Mojokerto.
wisata mojokerto
Ekspresi rupang Budha yang begitu tenang. Patung ini berada di sisi depan kolam.

Patung Budha Mojokerto

Patung Budha tidur menjadi representasi kejayaan agama Budha berabad lalu. Rupang Budha menggambarkan posisi Budha sedang berbaring miring ke arah kanan. Tangannya menjadi bantalan kepala, tidur, dan tampak damai pada posisi itu. Saat Budha tidur, waktu ini dipercaya saat Sang Budha Gautama meninggalkan dunia memasuki nirwana.

Rupang merupakan replika dan gambaran dari orang-orang yang dianggap telah mencapai kesucian. Rupang Budha berfungsi sebagai visualisasi dan merepresentasikan sosok Budha. Rupang sering diletakkan di meja sembahyang yang dijadikan arah ketika membaca kitab suci agama Budha.

Rupang Budha yang ada di Mojokerto ini panjangnya 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter. Di bawahnya terdapat ruangan yang sengaja dibangun dan dimanfaatkan sebagai tempat meditasi. Menariknya lagi, di sekitarnya merupakan sebuah kolam ikan dan sengaja diletakkan tanaman teratai.

Kita perlu bangga karena patung Budha di Mojokerto merupakan yang terbesar di Indonesia dan menempati urutan ketiga di dunia setelah Thailand dan Myanmar.

Sleeping Budha ini sebenarnya terletak di salah satu lokasi yang juga menjadi bagian Maha Vihara Mojokerto. Menariknya, meski identik dengan agama Budha, malah banyak sekali wisatawan muslim yang berkunjung ke sini untuk melihat seberapa besar patung yang dibuat oleh YM Viryanadi Maha Tera tahun 1993.

Maha vihara mojopahit
Maha Vihara Mojopahit yang sering digunakan sebagai tempat sembahyang.

 

wisata mojoketro
Menuju altar vihara terdapat belasan patung yang merepresentasikan gerakan Budha.
tempat wisata mojokerto
Patung budha yang terletak di taman Maha Vihara. Lokasi ini digunakan sebagai tempat ibadah di waktu tertentu.

wisata mojokerto

tempat wisata jawa timurLokasi Patung Budha Tidur di Mojokerto

Saya dan Rudy tidak terlalu kesulitan mencari salah satu tempat wisata Mojokerto yang populer ini. Meski lokasinya berada di tengah perkampungan warga. Banyak penunjuk arah yang membantu kami untuk mengarah pergi ke sana.

Rumah-rumah warga di daerah Trowulan ini sengaja dibuat seragam dengan desain khusus untuk memberi gambaran suasana Majapahit dahulu kala. Ingin berkunjung ke salah satu ikon wisata Mojokerto ini ? Tiket masuknya hanya Rp 2.000 saja per orang. Murah kan?!

Alamat Maha Vihara Mojopahit :

Jl. Raya Trowulan, Siti Inggil, Bejijong, Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur 61362

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *