Pagi di Bangkok dan 6 Panduan Penting Sebelum ke Grand Palace

Pergi ke Bangkok, tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi Grand Palace. Tempat wisata utama di Bangkok yang wajib disambangi terutama bagi Anda yang pertama kali ke ibukota Thailand. Berada di pusat kota, membuat Grand Palace mudah dijangkau dengan berjalan kaki bahkan dari penginapan saya di Samsen 360 hostel.

Setelah menyusuri jalanan Khaosan Road, kami pun tiba di jalan utama yang dijaga ketat polisi Thailand. Jaraknya masih 400 meter dari Grand Palace, tapi kami yang melewati areanya harus melalui pemeriksaan khusus. Baik orang lokal ataupun wisatawan dari negara lain. Kami berdua yang punya tampang tak jauh beda dengan orang Thailand pun akhirnya mengeluarkan paspor dan diperiksa teliti.

Beberapa hari sebelumnya saat saya dan Rudy berada di Phnom Penh.  Sebuah bom meledak di rumah sakit Phramongkutklao Bangkok diberitakan media internasional. 24 korban meninggal mayoritas terkena pecahan kaca. Ah, ada-ada saja, pikir saya. Karena khawatir jika terjadi hal tidak menyenangkan tentu saja Bangkok jadi tidak aman, pengaruhnya pada jadwal liburan yang sudah disusun rapi jadi buyar.

Benar saja, rumah sakit militer yang diledakkan jaraknya hanya 7 kilometer dari The Grand Palace. Penjagaan ketat ini dilakukan terutama di titik-titik vital pusat kota.

kota bangkok

wisata bangkok

Kami berangkat terlalu pagi, saat orang-orang mulai beraktivitas. Terutama para pekerja pemerintah yang kantornya tak jauh dari Grand Palace. Mereka datang mengenakan pakaian hitam-hitam dalam berbagai model. Masa berkabung selama setahun sejak Raja Bhumibol meninggal. Sekaligus bentuk rasa cinta dan penghormatan pada raja yang disebut sebagai pemersatu Thailand.

Tak sampai setengah jam jalan kaki dari penginapan, kami sudah bisa melihat atap-atap Grand Palace dari kejauhan, dengan mayoritas bangunan berwarna emas. Grand Palace Bangkok memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang pergi ke ibukota Thailand itu, khususnya para pemula.

grand palace bangkok

Berikut panduan wisata ke Grand Palace Bangkok dan berbagai hal yang perlu diketahui tentang bangunan megah ini :

tempat wisata bangkok

Datang Pagi-Pagi

Saya memang berangkat terlalu pagi. Bahkan ketika Grand Palace belum buka. Manfaatnya adalah kami berdua tidak perlu antri panjang untuk membeli tiket. Tempat wisata ini sangat populer dan menjadi jujugan banyak wisatawan asing yang ingin melihat bangunan dengan arsitektur unik dan mengesankan khas Thailand.

Keuntungan lain datang pagi, kami punya kesempatan mengambil foto yang lumayan bersih dan jauh dari kepadatan pengunjung. Istana yang dibangun tahun 1782 ini tiap tahunnya mampu menyedot pengunjung sampai 8 juta orang. Jika dirata-rata setiap harinya sekitar 21.917 wisatawan yang datang ke sana. Betapa ramai nya.

 

lokasi grand palace bangkok

Baca juga : Menjajal Pad Thai di Khao San Road

Berpakaian Sopan

Perhatikan apa yang kita pakai. Bangkok memiliki aturan khusus tentang cara berpakaian, terutama bagi wisatan asing. Apalagi ketika mengunjungi Phra Borom Maha Ratcha Wang, nama Thai untuk Grand Palace. Berpakaian sopan dan tertutup menjadi salah satu yang wajib diperhatikan.

Laki-laki disarankan memakai celana panjang dan kaos berkerah atau kemeja. Untuk pengunjung perempuan, lebih baik menggunakan rok atau terusan panjang berlengan dan menutupi dada seta tidak memperlihatkan bahu.

Tapi jika kelupaan atau tidak mengetahuinya. Saat dipintu masuk, terdapat satu ruangan khusus yang menyedikan selendang untuk menutupi sebagian tubuh yang terbuka. Biasanya, wisatawan akan diarahkan membeli di luar kompleks. Tepatnya toko pinggir jalan yang sengaja menjual celana panjang katun atau selendang. Harga per helainya antara 150 sampai 200 bhat.

Grand Palace menjadi tempat yang disucikan dan digunakan sebagai kawasan untuk menyelenggarakan perayaan-perayaan keagamaan. Terutama Wat Phra Kaew atau The Temple of Emerald Buddha menjadi tempat paling diminati warga lokal yang berkunjung. Selain berwisata, mereka juga menjadikan lokasi tersebut untuk wisata rohani dan berdoa di depan Emerald Budha.

Patung ini berbentuk kecil setinggi 45 cm, yang diletakkan di sebuah tempat tinggi dan menjadi pusat dari Wat Phra Kaew. Patung Budha yang dipahat dari bongkahan giok tersebut diberi baju emas yang diganti tiga kali setiap tahunnya. Tiap jubah yang dikenakan melambangkan musim di Thailand. Penggantian jubah Budha hanya boleh dilakukan oleh raja setiap awal musim, dengan tujuan untuk membawa keberuntungan bagi Thailand dalam setiap musim.

Memasuki Wat Phra Kaew, seluruh pengunjung wajib melepas alas kaki dan tidak boleh mengambil gambar di dalam. Tapi memang fantastis, di dalam ruangan detil bangunan sungguh rumit dan dilapisi emas. Apalagi bagian sekeliling The Emerald Budha, barang-barangnya penuh dengan kilauan dan tertata apik.

Sayangnya saya tidak bisa berlama-lama di sini. Kami masuk dalam gedung hanya melihat sekilas batu giok Budha, karena hampir penuh sesak. Banyak orang lokal yang berdoa di bagian depan. Sedangkan wisatawan seperti saya dan kebanyakan bule, sudah cukup tau diri untuk berdiri saja di bagian belakang, kemudian keluar bangunan tak lama setelah itu.

grand palace bangkok thailand

Tenang, Bersikap Hormat, dan Jaga Perilaku

Saya lebih suka tempat yang sepi untuk berwisata. Tapi ketika pergi ke tempat yang sudah populer, mau tidak mau pasti menjadi bagian kerumunana orang yang jumlahnya ribuan. Sama seperti pas di The Grand Palace Bangkok. Belum ada setengah jam setelah kami datang, banyak sekali rombongan turis menyusul dan sangat memadati kompleks itu.

Grand Palace terdiri beberapa bagian bangunan besar dan memiliki teras yang tak terlalu luas. Seperti di awal, pilihan datang pagi tidak boleh diabaikan. Jangankan berfoto bebas. Sering kali di spot tertentu harus menunggun giliran dengan wisatawan lain dalam waktu lama.

Belum lagi jika bertemu wisatawan yang semau gue. Sudah suhu udara semakin panas di Bangkok, sering kali hati juga ikut senewen.

Kunjungi tiap bagian The Grand Palace dengan tenang. Menikmati detil bangunan serta karya artistik memang tidak boleh terburu-buru. Bahkan saya sampai takjub dengan salah satu pagoda, ketika diamati lebih dekat. Bagian luarnya dihias dengan keramik atau pecahan kaca yang dipecahkan, lalu disusun dengan model tertentu hingga membentuk susunan warna gradasi yang cantik.

Di kompleks Grand Palace, yang begitu padat. Rasanya saya ingin burur-buru keluar saja, ketika semakin banyak rombongan yang datang. Tapi untuk beberapa momen pengambilan foto saya harus tetap tinggal lebih lama. Saya mulai menyesuaikan diri  dan mencari kegiatan dengan  melihat aktivitas keagamaan di Bangkok. Bertemu dengan rombongan biksu yang juga berdoa di Wat Phra Kaew.

emerald budha temple bangkok

Bawa Air Minum

Di atas jam 9 pagi, Bangkok sudah mulai panas. Padahal malam sebelumnya hujan deras dan pagi hari  langit masih mendung. Lihat beberapa foto yang saya upload. Cuaca tidak begitu cerah, tetapi saya semakin merasa gerah dan keringetan menjelang siang. Saya anjurkan memakai pakaian sopan dengan bahan yang menyerap keringat. Gunakan baju berbahan katun atau kaos yang ringan dan tidak terlalu tebal. Ini akan menjadi penyelamat untuk beradaptasi dengan suhu Bangkok.

Selain itu, bawa minuman sendiri dari penginapan atau beli di mini market sebelum kunjungan wisata. Nggak masalah mententeng air minum literan ke mana pun pergi. Jangan sampai dehidrasi atau lemas saat jalan-jalan karena kurang minum.

Di luar Grand Palace Bangkok memang terdapat beberapa kios yang menjual makanan kecil dan minuman. Tapi lokasi ini ramai diserbu pembeli yang juga wisatawan. Malas saja rasanya kalau harus mengantri lagi untuk beli air mineral.

 

tempat wisata bangkok yang wajib dikunjungi

Santai dan Eksplorasi

Berusaha untuk santai di tengah kerumunan dan cuaca panas memang susah. Tapi ini jalan terbaik untuk menikmati Grand Palace Bangkok. Rata-rata perlu waktu 30 menit sampai satu jam untuk mengelilingi lokasi di dalam kompleks yang diperuntukan bagi wisatawan.

Meski terlihat sangat besar, tidak semua bangunan bisa dimasuki oleh wisatawan umum. Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menjelajahi sebagian Grand Palace dan melihat lukisan-lukisan di tembok yang menceritakan tentang perjalanan kerajaan.

Buat saya mengamati tingkah laku wisatawan juga jadi keasyikan tersendiri. Jika Anda bergaya backpacker atau duo traveller, tidak perlu heran saat menyaksikan rombongan tur yang sering kali mau asyik sendiri dan mendominasi berbagai tempat untuk foto bersama.

Oh ya, terdapat banyak petugas kerajaan yang berjaga di titik tertentu. Mereka menggunakan seragam putih dan berdiri layaknya prajurit penjaga. Ingin berfoto ? Susah-susah gampang, karena ada beberapa himbauan yang ditulis pada loket, untuk tidak berfoto bersama mereka.

Baca jugaDARI BANGKOK KE AYUTTHAYA NAIK KERETA

Simpan Tiket Masuk

Harga terakhir tiket masuk The Grand Palace Bangkok 500 bhat. Itu tidak untuk satu tempat saja,

Selain perlu memperhatikan panduan di atas. Ada beberapa fakta lain tentang Grand Palace Bangkok yang perlu Anda ketahui. Setelah karcis diperiksa petugas, simpan dengan baik di dalam tas. Satu tiket  bisa digunakan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata,antara lain Vimanmek Palace and Abhisek Dusit Throne Hall.

tiket masuk grand palace bangkok

Selain panduan di atas, ada beberapa hal penting yang perlu Anda tahu tentang Grand Palace Bangkok :

Berharap bertemu raja di Grand Palace ? Itu hampir tidak mungkin. Keluarga kerajaan menempati Grand Palace dari awal berdiri sampai 1925. Saat ini, Grand Palace hanya digunakan untuk acara tertentu bagi keluarga kerajaan dan sangat jarang ditutup. Biasanya selain menjadi tempat wisata, beberapa lokasi di Grand Palace memang dikhususkan untuk perhelatan acara keagamaan.

Ayutthaya yang menjadi ibukota lama Thailand menginspirasi desain serta bentuk arsitektur Grand Palace. Dengan warna keemasan yang mendominasi seluruh bangunan, Grand Palace menggambarkan kemegahan istana Thailand. Padahal sebagian besar dari material bangunan menggunakan kayu dan warna emas tersebut merupakan lapisan luar. Tapi bicara soal detil, pahatan, serta pekerjaan seni yang menyusun Grand Palace. Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, memang indah dan sangat menarik.

Kompleks yang berada di tengah kota ini dikelilingi tembok putih dengan penjagaan ketat di setiap pintu masuk. Dengan luas 218,400 meter persegi, terdapat 35 bangunan utama yang menyertainya.

Sudah siap mau wisata ke Grand Palace ?

 

The Grand Palace

  • Opening Hours: Daily 08:30 – 15:30
  • Location: Na Phra Lan Road, Old City (Rattanakosin)
  • Price Range: Tickets sold from 8:30 – 15:30 and cost 500 baht!

 

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *