Panduan Liburan Ke Singapura Untuk Pertama Kali

Panduan liburan ke Singapura – Selain Malaysia yang sering dikunjungi orang Indonesia untuk wisata ke luar negeri dalam jarak dekat. Singapura tentu saja menjadi tempat escape bagi traveler sekaligus negara yang cocok untuk liburan keluarga.

Singapura memang tepat untuk wisata belanja zaman dulu. Sebelum merek-merek terkenal yang mendunia memutuskan membuka outletnya di beberapa mall di Indonesia. Tapi, saat ini Singapura malah bertransformasi menjadi negara yang ramah bagi traveler dilihat dari sisi kenyamanan, transportasi lokal, serta berbagai tempat wisata Singapura gratis maupun yang berbayar.

Di artikel kali ini, saya mau berbagi tentang panduan liburan praktis di Singapura dengan biaya terjangkau alias bergaya backpacker. Tentu saja, panduan ini berdasarkan pengalaman, karena saya pun bepergian sampai saat ini tanpa travel agent.

Persiapkan Passport Yang Berlaku Lebih Dari 6 Bulan

Pergi ke Singapura tentu saja pakai paspor. Jadi, pastikan masa berlaku paspormu tidak boleh kurang dari enam bulan ketika kamu pergi liburan. Sebagai contoh, jika pergi ke Singapura pada tanggal 15 September 2020, maka setidaknya masa habis berlaku paspor kalian haruslah di tanggal 15 Maret 2020.

Jangan sampai nekat melakukan hal konyol dan berangkat ke Singapura jika masa berlaku paspor tidak memenuhi persyaratan.

Tiket Pesawat Promo Bikin Biaya Perjalanan Lebih Terjangkau

Bukan rahasia lagi kalau jalan-jalan dengan tiket promo saat ini mudah didapatkan. Apalagi untuk negara seperti Singapura. Anda bisa terus memantau website AirAsia, TigerAir, Malindo Air ataupun JetStar untuk mendapatkan tiket dengan harga lebih murah. Biasanya harga tiket pesawat sekali jalan untuk Jakarta-Singapura antara Rp 500.000 – Rp 1000.000 . Pandai-pandai saja berburu tiket promo, karena Anda bisa mendapatkan harga lebih rendah.

Mata Uang

Mata uang Singapura yaitu dollar Singapura. Kursnya lumayan tinggi jika dibandingkan dengan ringgit Malaysia. Kebiasaan saya untuk tukar rupiah ke dollar Singapura, saya lakukan ketika sebelum keberangkatan & menghindari di money changer di bandara. Kenapa ? Karena selisih kursnya lumayan lebih murah.

Buat wisatawan pemula yang baru pertama kali pergi ke Singapura. Pastikan membawa mata uang dollar Singapura receh karena sangat berguna untuk transaksi di sana & pembelian tiket kereta. Di money changer biasanya tidak menyedikan penukaran uang koin dollar Singapura. Caranya, Anda bisa menukar dengan teman yang pernah pergi ke Singapura. Atau gunakan uang untuk belanja di bandara & minta kembalian dalam bentuk receh.

Cara lainnya, bergabung dengan komunitas traveling dunia lalu menanyakan apakah bisa membeli uang koin Singapura dengan kurs yang lebih rendah.

Solo Traveling Atau Jalan-Jalan Ke Singapura Ramean ?

Keduanya sama-sama menarik untuk dilakukan. Saya sangat menyarankan untuk mencoba jalan-jalan ala backpacker ke Singapura sendirian. Negara ini dari segi keamanan sangat mendukung untuk melakukan solo traveling. Selain itu, dari sisi kenyamanan, kemudahan mendapatkan fasilitas umum, serta menjelajahi Singapura sendirian pun tak terlalu banyak kendala.

Untuk liburan ke Singapura bersama keluarga atau teman akan semakin seru karena negara ini menawarkan banyak destinasi wisata yang bisa dinikmati dalam bentuk rombongan.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Akan Berangkat Dan Baru Datang Di Changi Airport

  1. Bawa perlengkapan make up, skin care, & parfum dalam ukuran travel kit. Khusus untuk barang liquid atau cair maksimal 200 ml. Jadi, jika nggak mau barang-barang Anda disita. Ikuti saja aturan yang berlaku. Pemeriksaan ini berlaku di berbagai airport saat baggage check.
  2. Bawa botol minum kosong. Untuk menghemat pengeluaran selama di Singapura, membawa botol minum merupakan suatu hal yang wajib. Drinking water gratis tersebar di lokasi-lokasi strategis di Singapura seperti bandara Changi, mal Orchad Road, Mesjid Sultan Arab, Siloso Beach (Sentosa Island), National Library Singapore, Universal Studio, Mustafa Center.
  3. Siapkan tisu basah & botol kosong bekas air mineral. Untuk yang satu ini, gaya bersih-bersih di toilet antara orang Singapura & Indonesia snagatlah berbeda. Kita terbiasa cebok setelah buang air kecil maupun air besar. Tetapi di Singapura, lebih banyak tersedia toilet kering. Untuk masalah beberes satu ini, saya menyarankan beli air mineral botol dan bekas botolnya kita bawa ke mana-mana terutama saat mau ke toilet. Sungguh bersih-bersih terutama saat BAB sangat tidak nyaman & tidak saya sarankan hanya dengan tissue atau tissue basah saja. Biasanya saya tampung air wastafel di bekas botol air mineral untuk cebok. Lalu menggunakan tissu basah,  dilanjutkan tissue kering. Jangan lupa untuk cuci tangan dengan sabun sampai bersih dan gunakan hand sanitizer.
  4. Embarkation Card. Saat tiba di bandara Changi, kita diwajbkan mengisi embarkation card secara lengkap. Poin yang diisi antar lain : nama lengkap sesuai passpor, nomor paspor, kota asal penerbangan, negara asal, nomor penerbangan & nama maskapai sesuai tiket, alamat tinggal sementara selama di Singapura (biasanya saya gunakan alamat hostel), negara tempat kita lahir, tanggal lahir, kota terakhir yang disinggahi sebelum ke Singapura, kota berikutnya yang akan dikunjungi.
  5. Immigration Counter. Tentu saja untuk masuk ke Singapura kita melewati konter imigrasi. Rata-rata tak banyak antrian karena loket/konternya begitu banyak. Ke Singapura tidak perlu visa (untuk wisatawan) dan diberi izin bebas tinggal selama 30 hari. Saat mengantri tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar atau pun berdiri sambil makan. Ikuti saja aturan yang diberlakukan, sampai giliran Anda dipanggil. Ketika melalui wawancara singkat. Jawab semua pertanyaan dari petugas dengan bahasa Inggris atau bisa campur dengan bahasa Melayu. Karena beberapa petugas imigrasi di Singapura memahami hal tersebut. Pertanyaan yang diajukan biasanya seputar maksud kedatangan di Singapura, berapa lama akan tinggal, dan bersama siapa pergi ke Singapura. Kemudian petugas akan memeriksa paspor & tiket pulang yang Anda bawa.
  6. Cari peta Singapura. Mumpung lagi di bandara Changi. Dapatkan dua peta wisata Singapura & peta transportasi Singpura. 2 peta ini sangat membantu kegiatan selama traveling di negeri singa ini. Atau bisa mengunduh aplikasi Singapore MRT & LRT Free untuk memandu Anda naik kereta selama di Singapura.
  7. Transportasi Antar Terminal Changi. Hingga tahun 2019 Changi Airport memiliki 4 terminal yang dihubungkan dengan skytrain. Fasilitas ini gratis dan sangat membantu untuk perjalanan dari satu terminal ke terminal lain misalnya sekedar untuk makan di terminal 3 tapi kita datang di terminal 1.

Percaya atau tidak, saat mendapatkan penerbangan terakhir dari Jakarta & sampai di Singapura hampir tengah malam. Saya memutuskan untuk tinggal di bandara. Salah satu kegiatan killing time yaitu naik skytrain dan pindah-pindah antara terminal satu ke terminal lainnya. 😀

Penginapan Di Singapura

Jika ingin menginap dengan biaya terjangkau. Saya selalu merekomendasikan hostel. Sayangnya, meski traveling dengan gaya backpacker ke Singapura, tariff hostel juga masih tergolong agak tinggi antara Rp 350.000 sampai Rp 500.000 per orang untuk tipe bed (dormitory). Nyesek memang, tapi mau bagaimana lagi. SIngapura menjadi salah satu kota termahal di dunia. Mau tak mau kita tetap harus menginap dong selama di sana.

Untuk menyiasati penghematan. Pilihlah hostel yang menawarkan sarapan sebagai salah satu fasilitasnya. Menu sarapan di hostel-hostel di Singapura sangat mengenyangkan kok. Meskipun bukan nasi yang rata-rata mereka tawarkan. Saya sempat mendapatkan paket roti bakar, teh/kopi susu, dan dua telur rebus. Atau untuk model sarapan ringan biasanya mengharuskan kita bakar roti sendiri dan bisa minum fresh milk dengan cereal.

Transportasi Di Singapura

Transportasi umum di Singapura yang sering digunakan oleh warga lokal yaitu MRT. Transportasi umum ini bersih, rapi, dan teratur. Pembayaran tiket MRT bisa dengan koin. Namun saat ini tipe pembayaran cashless menggunakan kartu menjadi yang paling diminati karena lebih hemat.

EZ Link Card. Kartu ini mirip e-money yang hanya bisa digunakan untuk pembayaran tiket MRT. Tahun 2019 harganya masih SGD 12, termasuk deposit sebesar SGD5 dan yang bisa dipakai SGD7. Dengan menggunakan Ez Link Card memang perjalanan menjadi semakin praktis karena tidak perlu kembalian jika kita menggunakan uang dalam jumlah besar saat dimasukkan ke dalam mesin tiket. Selain itu, diakhir liburan, kita bisa mendapatkan depositnya kembali jika mengembalikan Ez Link Card.

Buat yang sering bolak balik ke Singapura. Kartu ini masa berlakunya sampai lima tahun. Sehingga Anda bisa membawanya pulang dan menyimpannya, sampai masa berlakunya hampir habis.

Alternatif kedua yaitu Singapore Travel Card (NETS FlashPay). Kartu ini lebih praktis lagi dan multifungsi. NETS Flash Play berfungsi seperti Ez Link Card, tetapi punya banyak kelebihan sebagai alat transaksi di beberapa food courts, pusat perbelanjaan pilihan, dan convenience store. Kita bisa membeli NETS Flash Pay di link ini via Klook. Lalu dikirmkan ke Indonesia melalui pos ke alamat rumah kita.

Cara mengisi saldo NETS Flash Pay juga mudah karena bisa dilakukan di beberapa 7-Eleven (kecuali, di Shell)

Buzz Pods

Cheers

FairPrice Xpress

Kantor tiket TransitLink

NETS self service station

Mesin top up NETS

NETS FlashPay Reader App

Add Value Machine Plus (AVM+)

General Ticketing Machines (GTMs)

ATM bank lokal (DBS, POSB, OCBC, dan UOB)

NETS Customer Service Center

Biaya Makan Di Singapura

Bisa dikatakan biaya makan di Singapura cukup mahal. Satu kali makan rata-rata menghabiskan SGD5 – SGD10. Jika ingin mendapatkan harga yang lebih terjangkau bisa pergi ke restoran atau tempat makan yang menawarkan menu India. Dengan ukuran yang besar harga terlihat lebih terjangkau. Bagaimana dengan makan di fast food seperti KFC atau Mc Donalds di Singapura ? Tentu saja harganya lebih mahal daripada di Indonesia. Dengan aktivitas liburan yang menyita banyak energi sepertinya saya tidak terlalu merekomendasikan jika Anda ingin menghemat biaya makan. Karena soal ukuran makanan sangat standar & layaknya orang Indonesia, kalau tidak makan nasi belum kerasa kalau makan. Lebih baik memilih makanan lokal saja.

Saya punya beberapa lokasi hawker yang bisa jadi referensi untuk makan enak dengan harga terjangkau yaitu Adam Resto yang menjual makanan India.

Pakaian atau OOTD yang tepat untuk liburan ke Singapura

Negara ini masih beriklim tropis jadi saya sarankan Anda menggunakan pakaian berbahan cotton atau yang menyerap keringat. Apalagi buat pemburu tempat-tempat bagus yang biasanya digunakan untuk latar foto. Pastikan menggunakan pakaian nyaman dengan desain yang lucu. Jika ingin lebih sederhana, kaos, celana pendek, dan sepatu kets bisa jadi pilihan yang baik.

Berikut beberapa referensi OOTD liburan ke Singapura yang bisa Anda contek di sini. 

Aturan-Aturan (Sepele) Tapi Bisa Didenda Yang Berlaku Di Singapura

Rokok. Buat kamu yang punya kebiasaan merokok. Perlu hati-hati saat berkunjung ke Singapura. Meskipun di negara ini tidak melarang warganya untuk merokok, tetapi Singapura sudah menyediakan tempat-tempat khusus untuk merokok. Berbeda sekali dengan di Indonesia, di mana perokok bisa merokok di area umum dengan bebas.

Merokok sembarangan di Singapura bisa kena denda SGD 1000. Jadi perhatikan ruang-ruang khusus yang membolehkan Anda untuk menghisap rokok.

Suka makan permen karet ? Bisa-bisa kena denda SGD 500. Gum atau permen karet memang jarang ditemui di Singapura. Pemerintah setempat pun memberi aturan bagi yang membuang sampah permen karet sembarangan akan dikenakan denda. Sampah permen karet susah dibersihkan ketika menempel di jalan. Jadi, daripada susah payah membersihkan, mereka membuat aturan saja mengenai konsumsi, cara membuang, serta denda bagi yang melanggarnya.

Jalan di eskalator harus teratur. Beda sekali di Indonesia yang sering main nyelonong atau menggunakan eskalator tanpa berbaris. Di Singapura bahkan sudah ada aturan tersendiri dalam penggunaan fasilitas umum ini. Eskalator ada di banyak tempat umum, terutama di stasiun-stasiun kereta. Mudah dipahami aturan ini dibuat untuk kelancaran transportasi bagi pejalan kaki.

Ketika kita naik ekskalator dan ingin diam saja. Sudah sepantasnya berdiri mepet di sebelah kiri. Karena bagian kanan di ekskalator yang sama diperuntukkan bagi orang-orang yang berjalan cepat atau ingin mendahului kita. Nggak ada cerita tuh bisa ngobrol dengan teman ketika naik ekskalator.

Aturan yang cukup ketat pun diberlakukan bagi penumpang kereta api. Di pintu keluar masuk sudah diberi garis pembatas pada lantai dengan jelas. Bahwa orang yang keluar kereta didahulukan. Selanjutnya giliran penumpang yang akan masuk ke kereta.

Larangan makan minum di halte bus dan stasiun MRT. Jangan coba-coba untuk makan apalagi nyemil sambil menunggu transportasi umum yang kita inginkan (bus atau kereta). Ketika ketahuan oleh petugas, bisa-bisa malah kena denda sebesar SGD 500. Larangan yang sama juga berlaku ketika kita berada di dalam kereta atau bus umum.

Itinerary Liburan Ke Singapura Selama 3 Hari 2 Malam

Untuk membantu mendapatkan liburan ala backpacker ke Singapura dengan biaya hemat, saya memberikan contoh itinerary jalan-jalan ke Singapura selama 3 hari 2 malam.

Day 1 :

Bagi pemula saya sarankan mengambil jadwal penerbangan sepagi mungkin. Atau penerbangan terakhir menuju Singapura, dengan konsekuensi menginap di bandara. Sehingga saat pagi hari sudah bisa mulai jalan-jalan.

Dari bandara, langsung bisa naik MRT ke hostel/penginapan yang kita booking. Misalnya belum masuk waktu check in. Anda bisa menitipkan barang ke bagian resepsionis dan menginformasikan bahwa Anda akan check in saat siang atau sore harinya. Lalu bagaimana dengan mandi serta bersih-bersih ? Kalau untuk hari pertama saya biasanya mandi dan bersih-bersih di bandara Changi.

Di hari pertama ini bisa langsung pergi menjelajahi China Town, Little India. Dilanjutkan pergi ke Art Museum, menghabiskan sore di Garden By The Bay, dan sunsetan di Marrina Barrage. Ingin wisata malam di area Marina Bay ? Langsung saja booking tiket untuk Singapore River Cruise.

Day 2 :

Hari kedua sepertinya jadi waktu yang tepat untuk menikmati peualangan di Universal Studio Singapura. Dengan membeli tiket masuk lebih awal di sini. Liburan menyenangkan bersama teman & keluarga dapat maksimal karena seharian bisa dihabiskan untuk mencoba berbagai macam wahana.

Day 3 :

Hari ketiga saatnya untuk siap-siap pulang ke Indonesia. Tapi jangan salah, Anda masih bisa liburan gratis dengan mengunjungi beberapa tempat seperti Kampoong Glam dan Bugis.

Jika masih punya banyak waktu senggang, tak ada salahnya langsung meluncur ke Changi Airport. Meskipun di bandara, ada beberapa atraksi menarik yang bisa kita kunjungi seperti Jewel Changi.

Estimasi biaya liburan ke Singapura

Sesuai dengan itinerary jalan-jalan Singapura yang sudah saya rekomendasikan sebelumnya. Pasti bertanya-tanya liburan ke Singapura butuh berapa duit sih ? Kan negara ini termasuk salah satu yang biaya hidup hariannya lumayan mahal. Nah, biar nggak penasaran, saya jabarkan secara singkat biaya liburan di Singapura selama tiga hari.

Tiket pesawat PP (asumsi dari Jakarta-Singapura dan sebaliknya) = Rp 1.000.000

Hostel untuk menginap selama 3 hari 2 malam = Rp 350.000 x 2 = Rp 700.000

Transportasi selama di Singapura dengan MRT = Rp 100.000

Tiket ke Universal Studio Singapore = Rp 800.000

Tiket masuk Jewel Changi = Rp 45.000

Biaya makan selama di Singapura = Rp 75.000 x 3 x 3 = Rp 675.000

Biaya beli oleh-oleh Rp 200.000

Total pengeluaran Rp 3.320.000

Anda bisa menambahkan biaya lain-lain sebesar 10% untuk berjaga-jaga. Jadi, selama liburan tiga hari dua malam di Singapura membutuhkan uang tak sampai empat juta rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *