marina barrage singapura

Singapura identik dengan biaya hidup mahal, belanja, dan mengeluarkan banyak uang. Tapi Singapura malah menyediakan banyak tempat wisata gratis yang nyaman dan multifungsi. Bahkan sebuah bendungan bisa menjadi tempat wisata murah meriah yang tetap asyik untuk menghabiskan waktu terutama saat sore hari di Singapura

Fungsi Utama Marina Barrage

Singapura dahulu bukanlah negara seperti sekarang.

Beberapa bagian pulaunya merupakan hasil reklamasi yang masuk dalam Concept Plan sejak 2001. negara kecil di Asia Tenggara ini sudah sukses menambah wilayah daratan sampai 710 km persegi. Memiliki rencana jangka panjang untuk menambah wilayah perumahan, industri, serta tempat rekreasi.

Tentu saja, Singapura yang tidak punya banyak lahan menomorsatukan pariwisata sebagai salah satu pendapatan utama untuk negaranya. Inilah kenapa Singapura mengoptimalkan berbagai macam lahan yang dimiliki.

Salah satu bangunan multifungsi itu Marina Barrage. Bendungan yang dibangun di muara Marina Channel dengan lebar 350 meter memang memiliki fungsi utama sebagai penyuplai 10 persen air bagi warga Singapura serta mencegah banjir.

family time di marina barrage
Family time di Marina Barrage.

Bendungan ini membantu menyelamatkan area pulau yang letaknya rendah ketika hujan lebat datang. Rasanya gemas ya, mengetahui teknologi ini diaplikasikan sebuah negara kecil yang tak lebih besar dari Jakarta. Berarti juga bisa digunakan untuk ibukota Jakarta untuk menanggulangi air pasang laut.

Tapi Marina Barrage tak hanya dimanfaatkan untuk melindungi Singapura dari air.

Seperti yang pernah saya pelajari ketika sekolah dasar. Sebuah bendungan juga bisa dimanfaatkan untuk rekreasi warga di sekitarnya. Inilah Singapura, perlu bertahun-tahun membuat kota ideal yang ramah bagi penghuninya serta memberikan kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Termasuk saya yang suka gratisan. Sebisa mungkin menghabiskan waktu menunggu sunset di marina Barrage.

Di Marina Barrage, wisata tak perlu bayar. Saya hanya perlu naik MRT dari little India tempat saya menginap. Atau diperjalanan sebelumnya. Saya tinggal di dekat Clarke Quay, yang memungkinkan menuju bendungan hanya berjalan kaki.

Desain yang unik membuat Marina Barrage tidak terlihat seperti bendungan. Bagian bawahnya memang berupa gedung yang berisi mesin-mesin pompa besar. Suara mesinnya menderu, meski saya tak menyempatkan masuk ke area gedung. Tujuan saya setiap pergi ke Marina Barrage yaitu roof topnya yang hijau.

Rekreasi Gratis di Marina Barrage

Di sinilah tempat piknik yang ramai setiap sore terutama saat akhir pekan. Desainnya fantastis. Terdapat dua jalur masuk yang melintang. Jalannya semakin menanjak ke atas hingga mencapai atap gedung. Warga lokal, ekspatriat, dan pelancong pengejar tempat nongkrong murah meriah seperti saya sangat memanfaatkan ruang terbuka seperti ini.

Saya pergi ke Marina Barrage selalu saat sore hari.

Beruntung tidak pernah hujan. Saya tak punya agenda khusus di sana. Hanya sekedar duduk-duduk dibangku semen yang disediakan di beberapa tempat. Mengamati kegiatan pengunjung lain yang sedang bersenang-senang dan menghabiskan sore di Marina Barrage merupakan cara menikmati sore yang unik.

Ada satu keluarga yang datang dengan membawa keranjang makanan. Menggelar kain di atas rumput hijau dan mengeluarkan hidangan. Marina barrage jadi tempat piknik keluarga. Di sisi yang lain, sekelompok anak remaja sedang melakukan hal yang sama. Sepertinya mereka sedang kumpul-kumpul sambil melakukan sesi foto khusus. Sama seperti remaja Indonesia.

Bertemu teman, bercanda, selfie dan wefie. Bermain layang-layang atau berlari-lari mengejar anjing kesayangan merupakan aktivitas lumrah di atas sebuah bendungan. Marina Barrage jadi public space yang mengakomodir kebutuhan warganya.

Tak hanya itu, pelataran hijau ini dijadikan ajang tempat latihan sebuah grup paduan suara. Wah, sambil menikmati semilir angin dan suara merdu, saya seperti dininabobokan.

olahraga di marrina barrage singapura
Marina Barrage menjadi salah satu tempat olahraga luar ruang di Singapura.

Tapi tak menjadi masalah jika memang ketiduran di sana. Saya sempat beberapa menit leyeh-leyeh hingga tertidur. Suara seorang wanita yang sedang tertawa terkekeh memabngunkan saya. Ternyata ia sedang bercanda dengan pacarnya, hanya berjarak sekitar enam meter dari tempat saya berada.

Marina Barrage seperti tempat berekspresi dan jadi alun-alun bagi warga Singapura. Tak hanya untuk rekreasi. tempat ini biasanya juga jadi tempat favorit untuk berolahraga. Banyak pelari atau pesepeda yang menjadikan Marina Barrage sebagai finish line sekaligus tempat beristirahat setelah lelah berkeliling di lokasi Garden By The Bay.

Menyapa Singapura dari Marina Barrage

Tempat ini memang menyenangkan untuk menutup sore. Saya bisa melihat lautan lepas serta kapal-kapal besar yang akan merapat ke Singapura. Di sisi lain yang menghadap kota. Berbagai ikon Singapura seperti Garden By The Bay, Explanade, Marina Bay Sand, serta Singapore Flyer menjadi pemandangan menarik.

Tunggu hingga senja datang. Terang berganti gelap. Sore berganti malam. Kemeriahan Singapura menjadi tontonan yang layak untuk dinikmati dari Marina Barrage. Kerlap kerlip lampu serta keceriaan Singapura mulai menjemput.

Kini saatnya turun dan siap menikmati gemerlap wisata malam di negeri Singa.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *