Kunjungan Ke Kantor Google Indonesia : Ikutan Training Google Indonesia

Musim pertama Gapura Digital dan WomenWill Solo usai. Ternyata selama hampir enam bulan (sebulan satu hingga tiga kali sharing) di kelas. Kegiatan baru ini membawa saya menjadi salah satu dari fasilitator yang diundang untuk berkunjung dan mengikuti pelatihan Google Indonesia.

Meskipun program #gapuradigital sudah berlangsung sejak 2015 dan #womenwill Indonesia mulai tahun 2017. Solo baru kebagian jatah membuka kelas baru Maret 2019. Yang membuat antusias karena ini undangan Google Indonesia gitu lho. Even sejak pertama sempat nyeletuk santai dalam hati, “Wah seru juga kalau bisa maen-maen ke kantor Google.” (Indonesia first, hope it happened to continue visiting Google’s offices in others countries 😛 hehehe)

alamat-google-indonesia

 

Saya pergi nggak sendiri karena bareng dengan fasilitator terpilih dari #gapuradigital, Mas Wara Nugraha Yogya. Terus terang yang bikin excited dengan training dua hari ini adalah penasaran seperti apa asyiknya kantor Google dan apa aja sih makanan yang biasa dikonsumsi sama karyawannya. Trus, kalau orang lain berkunjung, seberapa jauh bisa tour di kantornya Google Indonesia ?

Kami berdua berangkat tanggal 8 Juli 2019 sore hari untuk mengikuti pelatihan selama dua hari dari tanggal 9 hingga 10 Juli 2019.

alamat-google-indonesia-1

Setiap mau masuk kantornya, tiap tamu wajib mendapatkan tanda pengenal yang diprint out dari sebuah mesin. Di sana tertera nama tamu, kepentingan ke Google Indonesia, serta siapa penanggungjawab atau yang akan ditemui. Masing-masing dari kami mendapatkan tanda pengenal yang hanya berlaku untuk satu hari. Jadi, keesokan harinya, saya mendapatkan kertas yang berbeda sesuai dengan tanggal kehadiran.

Sambil menunggu fasilitator lain datang, jangan sampai terlewat untuk foto wajib di gerbang Google dengan logo warna-warninya. Karakter Google yang sering digadang-gadang dan popular di berbagai artikel media, saat itu bisa saya lihat sendiri. Kantornya menunjukkan kesan santai dan ceria.

Sebuah layar besar dengan warna khas Google memperlihatkan tulisan yang berganti-ganti setiap beberapa detik sekali. Di sana tertera keyword yang sedang trending dalam pencarian. Mulai dari berita yang serius sampai yang nggak banget pun muncul. Nggak banget maksudnya, berita terkait infotainment atau hal-hal yang sedang dibicarakan orang.

Sekitar 15 menit kemudian kami pun masuk ruangan dan TTMT (Training The Master Trainer) dimulai.

ruang-kerja-google-indonesia

Hari Pertama Bikin Ngebul – TTMT Day 1

Undangan ini menjadi menarik karena embel-embel GRATIS. Untuk akomodasi sudah jelas Google membiayai seluruhnya dari kota asal ke Jakarta dan sebaliknya. Namun, yang menjadi salah satu poin penting lagi. Ilmu yang kami dapat saat itu juga free, nggak usah keluar uang serupiah pun. Bandingkan kalau ikutan workshop berbobot di Jakarta yang sebelumnya pernah saya ikuti. Pasti harganya minimal di angka 3 jutaan rupiah. Jadi memang program yang diberikan dari Google Indonesia ini sudah paket komplit banget. Jalan-jalannya dapet, ilmu dagingnya dapet, dan tambah grup teman baru dari latar belakang berbeda yang bisa ditebak setelah sesi pelatihan bikin grup chatting.

gapura-digital-google-indonesia
Training yang diadakan di ruang Balaikota.

kelas-google-indonesia

Google Indonesia mengundang fasilitator-fasilitator dari 14 kota (Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Semarang, Solo, Yogyakarta, Palembang, Padang, Medan, Pontianak, Makassar, Denpasar, dan Lombok) yang menyelenggarakan Gapura Digital & WomenWill. Terpilihnya kami ke Jakarta tentu saja berdasarkan penilaian dari tim serta feedback dari peserta yang mengikuti kelas. Latar belakang masing-masing fasilitator beragam. Mulai dari pemilik usaha, konsultan hotel, ibu rumah tangga yang punya usaha di rumah, pemilik agency, dan pegawai kementrian.

Pembukaan diawali dengan kalimat, “Digital is not future, digital is now !!!”.

Dora Songco, selaku brand reputation manager begitu santai membawakan introduction untuk menyambut kami.

Hari pertama kami dibuat ngebul karena harus belajar hal baru (untuk saya sendiri) terkait iklan google (Adwords). Tapi, kalau untuk yang sudah mahir atau pernah mempraktekan. Saya pikir tidak mengalami kesulitan berarti. Mulai dari iklan google search, GDN (google display network), dan dashbor iklan google.

Namanya iklan, apa pun akan berujung ke budget campaign and result.  Ah, saya jadi teringat dulu semasa kerja ngitungin budget iklan perusahaan orang lain yang angkanya sampai milyaran bahkan belasan milyar. Lalu saya ngebayangin dulu, kalau suatu saat punya budget promosi segitu besar untuk bisnis saya sendiri. 😛 *Ngayal dulu boleh dong.

Saya nggak akan membahas secara teknis cara pasang adwords di artikel ini, daripada teman-teman yang baca malah puyeng.  Buat yang punya akun gmail, pasti bisa juga ngiklan. Yang ingin saya share, kalau di kelas pertama kami semua diarahkan oleh para praktisi yang memang ditunjuk langsung oleh Google dan menguasai hal tersebut. Dan pulang dari sini, kami wajib membagi ilmu kepada para peserta Womenwill maupun Gapura Digital yang mengikuti program tersebut.

google-indonesia
Sebagian menu makan siang yang disediakan saat training di Google Indonesia.

Kelas pertama berlangsung dari jam 9 pagi sampai hampir jam 6 sore. Diselingi makan siang, coffee break, dan makan cemal cemil lainnya yang bikin perut super kenyang.  Setelah sesi hari pertama selesai, kami semua kembali ke hotel dan acara bebas. Saya memilih staycation saja di kamar hotel sambil order gofood untuk makan malam.

PS : Nggak kuat menghadapi macetnya Jakarta, saat jam padat.

Hari Kedua Yang Adem – TTMT Day 2

Training hari kedua tidak sengebul di hari pertama. Cukup ringan, padat, mengasyikkan, dan lebih mudah dicerna. Kami semua belajar bagaimana optimisasi Google My Business untuk perkembangan bisnis, terutama untuk UMKM. Intinya, selama ada tools gratis dan membantu bisnis berkembang lebih cepat patut dipelajari serta segera aplikasikan dalam bisnis.

ww2
ww3

Ada Apa di Google Indonesia ?

Di Google Indonesia, kami sebagai tamu dijamu dengan sangat baik. Satu hal yang kerap ditanyakan soal makanan. Enak apa nggak, puas apa nggak, kenyang apa nggak, ngantuk ? Tinggal bikin kopi sendiri di dekat ruang Balaikota, tempat para fasilitator mendapatkan training.

By the way, karena di Indonesia, Google menyematkan hal-hal lucu yang berkaitan dengan negara kita untuk beberapa fasilitas yang ada di kantornya. Seperti nama balaikota. Dalam keseharian kita mengenal kata ini sebagai kantor walikota, besar, dan luas. Nama ini digunakan untuk sebuah ruangan training yang cukup luas dan bisa menampung sekitar 50-an orang.

Ruang rapat lainnya juga mendapat label dari budaya Indonesia. Hompimpa, ondel-ondel, petak umpet, oplet, gasing, jali-jali, gasing dll terpilih untuk menjadi nama dari tiap ruang pertemuan. Tidak semua ruangan bisa kami kunjungi, mengingat waktu yang terbatas dan aturan yang membuat hanya area tertentu yang bisa dilihat para tamu. Tapi, jangan khawatir kok. Lumayan banyak spot santai untuk berfoto dan mengabadikan momen kalau kami sudah pernah berkunjung ke kantor Google Indonesia.

Padahal sejujurnya, saya sangat penasaran dengan ruang take a nap yang diperuntukkan bagi karyawan Google. Di perusahaan-perusahaan besar, bobok siang dengan porsi yang sesuai dianjurkan untuk mengembalikan energi para pekerja. Sayangnya, untuk yang satu ini belum kesampaian.

Hari kedua merupakan training terakhir dan sore harinya kami langsung menuju bandara untuk balik ke kota masing-masing. Thank you Google Indonesia…

kunjungan-ke-kantor-google-indonesia
Saya berada di area teras kantor Google tepat di lt.45

kantor-google-indonesia-di-jakarta

Alamat Google Indonesia :

Pacific Century Place Tower Level 45 SCBD Lot 10,
Jl. Jend. Sudirman No.53, RT.5/RW.3,
Senayan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *