kain tenun sumba timur

Akhir pekan lalu, saya dan suami mampir jalan-jalan ke kota tua Jakarta. Nggak ada rencana istimewa, hanya sekedar menghabiskan weekend di luar rumah. Pas mampir ke Museum Bank Mandiri karena habis renovasi beberapa waktu lalu. Sekalian mau nunjukin kalau di bekas bangunan Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) ada ruang bawah tanah yang punya banyak brankas.

Kunjungan ke-4 saya ke Museum Bank Mandiri ini gratis, karena kebetulan ada pameran tenun ikat Sumba yang berlangsung tanggal 1-8 Oktober 2017. Datang di hari terakhir dan beruntung bisa melihat karya tenun ikat Sumba yang cantik.

pulau sumba

bahan pembuat kain

benang alami kain tenun

indonesia travel blogger

tenun indonesia

Di pameran ini, pengunjung diperlihatkan bahan-bahan pembuat kain tenun. Step by step dari awal hingga akhir. Mulai dari kapas, proses pengolahan hingga menjadi benang, pewarnaan, dan cara menenun kain. Keseluruhan proses melalui 42 langkah yang dikerjakan dengan telaten dan teliti.

Seniman kain tenun Sumba Timur berkomitmen untuk terus bersinergi dengan alam. Mereka menggunakan pewarna alami yang bisa didapatkan dengan mudah di Sumba.  Bahan tanaman yang limbahnya ramah lingkungan terus dipakai daripada beralih menggunakan pewarna kain modern yang terbuat dari bahan kimia. Selain lebih aman, warna alami tidak ada duanya atau susah ditiru meski menggunakan bahan pewarna yang sama. Itu yang membuat kain tenun menghasilkan warna-warna unik.

pewarna kain alamiPameran yang diprakarsai Yayasan Sekar Kawung  sangat menarik karena memberi pengetahuan ke banyak orang, termasuk saya yang masih buta terhadap pengetahuan kain tenun Indonesia.

Bekerja sama dengan kelompok seni tenun ikat Paluanda Lama Hamu dari Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Saya yang menjadi salah satu pengunjung yang datang, jadi mengetahui bahwa membuat satu lembar kain tenun tidak bisa dilakukan satu orang. Untuk selembar kain bisa dibuat lebih dari tiga orang.

tenun ikat sumba

Jika biasanya kita menyebut pembuat kain tenun merupakan pengrajin. Melalui pameran ini mindset dan pemahaman tersebut perlu diubah. Lembaran kain tenun yang cantik merupakan hasil karya kreatif dari seniman kain tenun. Hal mendasar ini memang sengaja ingin diperkenalkan dan disosialisasikan ke masyarakat luas. Bayangkan saja, satu kain tenun bisa dibuat dalam waktu empat hingga enam minggu. Jadi, wajar saja jika harga kain tenun Sumba bisa sangat mahal.

Saya aja sampe bergidik pas melihat satu per satu kain yang dipajang. Untuk kain dengan motif yang kuat dengan warna-warna yang menawan, bandrol harganya mulai dari belasan juta sampai dua puluh juta rupiah. Ada juga yang diberi nilai sampai 30 – 45 juta rupiah. Wihhh… mahal. Tapi memang sepadan saat dilihat hasilnya.

arti motif kain tenun sumba timur

harga kain tenun sumba

macam-macam kain

tenun sumba

macam macam tenun

Pameran 55 lembar kain tenun yang dipajang merupakan hasil dari tujuh desainer asal Sumba Timur. Tapi ada juga 300-an kain tenun lainnya yang dijual saat bazar dengan harga yang lebih bersahabat.

Hmmm… rasanya saya ingin bawa satu saja kain tenun yang ada di pameran tadi. Sayang, kantong saya belum cukup untuk membeli satu lembar kain meski yang harganya murah di pameran tadi. Jadi, harus nabung dulu deh. Siapa tahu next time ke Sumba beneran sekalian bisa beli kain tenun.

 

 

 

 

 

 

 

 

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *