Rasanya sudah lama tidak naik bis tingkat. Terakhir kali ketika akhir sekolah dasar. Saya naik bis tingkat keliling Solo, itu pun tidak sering, karena aktivitas saya sehari-hari lebih banyak dilakukan dengan bersepeda. Beberapa saat kemudian peraturan baru muncul dan membuat bis tingkat dihapuskan sebagai transportasi. Di Jakarta, bis tingkat mulai digunakan lagi sebagai moda transportasi pariwisata dalam kota. Sepertinya pemerintah DKI Jakarta memang rajin berbenah dan sedang mengubah citra Jakarta agar lebih nyaman bagi wisatawan maupun warganya sendiri.

Embel-embel gratis jadi daya tarik tersendiri. Senang ya bisa keliling kota tanpa bayar. Mirip dengan bis wisata
yang ada di negara tetangga, Singapura dan Malaysia. program city tour ini memberi manfaat untuk memperkenalkan landmark kota Jakarta yang memiliki sejarah panjang sejak masa Hindia Belanda. Saya sudah beberapa kali bis city tour ini. Mayoritas memang digunakan warga Jakarta yang ingin liburan murah bersama
keluarga, terutama anak-anak mereka. Mayoritas juga dari kalangan menengah. Lokasi pemberhentian atau halte bis tingkat city tour ini selalu berdekatan dengan museum atau tempat bersejarah seperti Museum Nasional, Monas,
Kota Tua.

Mari menunggu bis city tour Jakarta di halte yang telah disediakan. Meskipun berada dalam naungan PT.
Transportasi Jakarta(Transjakarta). Bis tingkat warna biru dan hijau ini, menggunakan halte tersendiri yang
berbeda dengan halte transjakarta. Cari saja rambu bertuliskan city tour dengan gambar bisa yang dibingkai
biru. Di situ tempat pemberangkatan dan pemberhentian bis tingkat, sekaligus menjadi rute perjalanan wisata sejarah Jakarta.

Saat ini bisa city tour tidak hanya yang berwarna biru, tetapi juga warna kuning dan merah yang memiliki logo
suatu perusahaan yang menghibahkan dananya untuk corporate social responsibility untuk Pemda DKI Jakarta.

Halte pemberhentian dan pemberangkatan penumpang bis
tingkat city tour Jakarta :

Hari Senin – Jumat (9 halte): Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia – Halte Museum Nasional – Halte
Pecenongan – Halte Pasar Baru – Halte Masjid Istiqlal – Halte Monas 1 – Halte Monas 2 – Halte Balai Kota – Halte
Sarinah.

Hari Sabtu – Minggu (5 halte): Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia – Halte Museum Nasional – Halte GKJ
Sarinah – Halte Masjid Istiqlal (Monas 1), Halte Balai Kota (Monas 2)

Berikut rincian perjalanan wisata yang bisa dinikmati pengguna bis tingkat city tour Jakarta dan bangunan
sejarah yang dilewati :
Halte Bundaran Hotel Indonesia – Jalan MH Thamrin – Jalan Medan Merdeka Barat – Halte Museum Nasional – Jalan Majapahit – Harmoni – Komplek Sekretariat Negara – Halte ANZ Bank (Pecenongan) – Stasiun Juanda – Pasar Baru – Shelter Gedung Kesenian Jakarta – Lapangan Banteng & Gereja Katedral Jakarta – Masjid Istiqlal – Halte Masjid Istiqlal – Jalan Juanda – Jalan Veteran II – Jalan Medan Merdeka Utara – Jalan Medan Merdeka Selatan (Kompleks Monas) – Halte Balaikota (Dekat Gedung Balaikota Jakarta) – Jalan MH Thamrin – Halte Sarinah – Shleter Bundaran Hotel Indonesia.

Sudah tahu dari mana Anda akan naik bis tingkat ?
Tak hanya berkeliling. Wisatawan juga bisa mampir ke beberapa tempat untuk mengetahui wilayah Jakarta yang
sejak dulu telah ada seperti Pasar Baru. Tempat jual beli yang didirikan sejak 1820 dan menjadi pusat perbelanjaan
tertua di kota metropolitan. Disebut Passer Baroe, saat Jakarta masih bernama Batavia, menjadi tempat berbelanja
orang Belanda yang tinggal di Rijswijk, yang kini Jalan Veteran. Dari tekstil hingga perhiasan dijual di pasar
ini. Atau melihat secara detail bangunan karya arsitek Antonius Dijkmans, bergaya neo-gothic yaitu Gereja
Katedral Jakarta. Bersebelahan dengan lapangan banteng , yang dulu bernama Waterlooplein. Jangan lupa, sambangi Museum Nasional yang menyimpan lebih dari 141.000 koleksi barang yang dikumpulkan dari penjuru Indonesia. Sangat mudah berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain dan melakukan wisata sejarah, dengan bis tingkat yang datang kurang lebih setiap setengah jam.

Jadwal Bis Tingkat City Tour Jakarta
Bis wisata ini beroperasi setiap hari. Pada hari kerja dari Senin-Sabtu, dimulai pukul 09.00 – 19.00 WIB.
Sedangkan hari Minggu, pukul 12.00 – 19.00 WIB. Tempat duduk yang nyaman, dilengkapi pendingin udara, petugas yang ramah, serta tanpa tarif. Diharapkan bis tingkat ini menjadi salah satu cara bagi warga Jakarta dan pelancong yang berkunjung untuk menikmati sisi lain kota metropolitan.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *